Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DPRD Purwakarta Godok Regulasi Pajak dari Bisnis Wifi, Potensi Pendapatan Baru

M
MaldiansyahEditor: Asep
|06:40 WIB
Bagikan:
DPRD Purwakarta Godok Regulasi Pajak dari Bisnis Wifi, Potensi Pendapatan Baru
Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Fraksi Golkar Kamal Astraparaja (Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemangkasan aliran dana dari Pemerintah Pusat (TKD) membuat sejumlah daerah harus memaksimalkan dan mencari sumber pendapatan baru untuk Pendatan Asli Daerah (PAD). Langkah kongkrit pun diperlukan agar potensi input ke Kas Daerah bisa meningkat.

Diantaranya usaha Jasa Jual Wifi Mandiri/perorangan misalnya, kategori bisnis ini disinyalir menjadi bisnis yang bisa menjadi objek pendapatan baru buat Pemerintah Daerah (Pemda). Bisnis ini bisa menjadi pemasukan yang real dan jelas setiap bulannya untuk Pemda.

Ditanya soal hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Fraksi Golkar Kamal Astraparaja mengaku, jika objek pajak baru tengah digodok oleh lembaga legislatif.

"Kami tengah bahas sumber-sumber pendapatan baru. Dengan pengurangan transfer dari Pusat, kami kira perlu adanya inovasi dan terobosan baru untuk mencari dan mendapatkan pemasukan pajak baru. Tidak terkecuali pajak wifi mandiri yang dikelola perorangan atau perusahan yang hingga kini angka transaksinya masih tabu dan tidak terkontrol," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Apalagi kata Jhon Kamal sapaan akrab dewan yang lolos dari Daerah Pemilihan 3 ini, pemakaian kuota atau pulsa wifi masyarakat belum tersentuh oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Purwakarta. Hal itu karena posisi kerja bisnis tersebut sulit dilacak.

"Kami akan godok perihal pajak wifi rumahan mandiri tersebut, semoga dalam waktu dekat bisa terealisasi," ungkapnya.

Karena menurut Jhon Kamal, bisnis wifi rumahan yang kini banyak dikelola perorangan atau perusahaan, memiliki nilai omzet minimal 200 ribu rupiah untuk satu konsumen.

"Jika satu konsumen satu rumah 200 ribu perbulan dikalikan ribuan rumah, maka akan bernilai miliaran rupiah. Yang jika dikenakan pajak progresif bisa bernilai buat penambahan PAD," pungkasnya.(mas/sep)

Berita Terbaru

209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

Nasional12 menit lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Subang32 menit lalu
Eks Gubernur Bank Sentral Hongaria Ditangkap, Diduga Selewengkan Dana Rp14,7 Triliun

Eks Gubernur Bank Sentral Hongaria Ditangkap, Diduga Selewengkan Dana Rp14,7 Triliun

Nasional35 menit lalu
Dana Karhutla Sumatera Selatan Tembus Rp200 Miliar, Bagaimana Transparansi dan Perlindungan Warga?

Dana Karhutla Sumatera Selatan Tembus Rp200 Miliar, Bagaimana Transparansi dan Perlindungan Warga?

Nasional48 menit lalu
ADVERTISEMENT
Angin Puting Beliung Terjang Padalarang KBB, Sejumlah Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang

Angin Puting Beliung Terjang Padalarang KBB, Sejumlah Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang

Jawa Barat56 menit lalu
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Ini Kata PN Jakpus

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Ini Kata PN Jakpus

Nasional1 jam lalu
Festival Literasi Subang 2026 Tak Hanya Hadirkan Buku, Disarpus Dorong UMKM dan Pelayanan Publik

Festival Literasi Subang 2026 Tak Hanya Hadirkan Buku, Disarpus Dorong UMKM dan Pelayanan Publik

Subang1 jam lalu
Mekanik di Tangerang Kaget Ditagih Pajak Mobil Sport McLaren Rp137 Juta, Segini Harganya di Indonesia!

Mekanik di Tangerang Kaget Ditagih Pajak Mobil Sport McLaren Rp137 Juta, Segini Harganya di Indonesia!

Nasional1 jam lalu
Pelaku Penyerangan Bobotoh di Bogor Ditangkap, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian

Pelaku Penyerangan Bobotoh di Bogor Ditangkap, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian

Nasional1 jam lalu
Jambore Pemuda Subang Usung Tema “Balik ka Imah”, Dorong Generasi Muda Berani Berkarya

Jambore Pemuda Subang Usung Tema “Balik ka Imah”, Dorong Generasi Muda Berani Berkarya

Headline1 jam lalu