Flyover Pamanukan Subang Rusak Parah! Warga Desak Perbaikan Total Sebelum Lebaran 2026!

PASUNDAN EKSPRES.ID - Kerusakan parah pada Flyover Pamanukan di jalur Pantura Subang semakin mengkhawatirkan pengendara dan warga setempat, terutama menjelang arus mudik Lebaran 2026 yang diprediksi meningkat tajam.
Potret kondisi flyover yang diunggah akun @subang.info menunjukkan aspal hancur, lubang besar di tengah lajur, retak melintang, serta tambalan sementara yang tidak rata dan mudah lepas.
Kerusakan ini membuat pengendara truk besar dan sepeda motor harus mengurangi kecepatan drastis serta berpindah lajur secara tiba-tiba, berpotensi memicu kecelakaan beruntun di jalur nasional yang padat.
"Lubang-lubang menganga di tengah lajur bisa memicu kecelakaan, terlebih saat arus kendaraan meningkat dan jarak pandang terbatas," tulis caption postingan tersebut, yang langsung mendapat respons warga yang setuju.
Banyak netizen dan warga Subang menyuarakan kekhawatiran serupa di kolom komentar.
Salah satu komentar netizen menyebut kondisi ini "bahaya banget buat mudik" dan mempertanyakan mengapa perbaikan hanya tambal sulam sementara, bukan rekonstruksi permanen.
Bahkan ada yang netizen yang berkomentar "Jalan dikampung aja lebih mulus dibanding jalan pantura"
Flyover Pamanukan merupakan infrastruktur kritis di Pantura yang menghubungkan Jakarta ke Jawa Tengah-Timur, sehingga kerusakan ini berisiko tinggi terhadap keselamatan ribuan pemudik, termasuk keluarga yang menggunakan mobil pribadi dan sepeda motor.
Warga mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat untuk segera melakukan survei dan perbaikan menyeluruh sebelum memasuki masa mudik. "Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki," tulis salah satu netizen.
Ada pula yang menyoroti bahwa kerusakan serupa sering terjadi di flyover Pantura lain, menunjukkan masalah pemeliharaan infrastruktur jangka panjang yang belum terselesaikan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) atau Pemkab Subang terkait rencana perbaikan.
