Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gerbang Sunyi Itu Bergemuruh: Mahasiswa “Mengetuk” Gerbang Lembur Pakuan dengan Kekecewaan

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|10:35 WIB
Bagikan:
Gerbang Sunyi Itu Bergemuruh: Mahasiswa “Mengetuk” Gerbang Lembur Pakuan dengan Kekecewaan
Aksi dari LSM Pemuda dan Mahasiswa tetap berorasi dan menyampaikan aspirasinya

SUBANG - Ketika sore belum sepenuhnya reda, suasana di depan gerbang Lembur Pakuan mendadak berubah. Kamis (19/2/2026), puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi yang sarat kekecewaan, menjadikan kawasan yang identik dengan ketenangan itu sebagai panggung protes terbuka.

Aksi yang berlangsung di wilayah Subang, Jawa Barat tersebut bukan tanpa alasan. Massa aksi secara tegas menyuarakan kritik terhadap Kepala Dinas Bina Marga dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang dinilai abai, tertutup, dan tak kunjung merespons kritik publik.

Dengan spanduk, poster tuntutan, serta orasi bergantian, para mahasiswa menyebut kekecewaan mereka telah lama terpendam. Kritik yang selama ini disampaikan melalui jalur formal dianggap tak membuahkan hasil. “Kami datang ke sini karena suara kami tidak pernah benar-benar didengar,” teriak salah satu orator di depan gerbang Lembur Pakuan.

Lokasi aksi menjadi sorotan tersendiri. Lembur Pakuan diketahui sebagai kediaman Dedi Mulyadi, sehingga kehadiran massa di titik tersebut dinilai sebagai simbol pesan langsung kepada pucuk pimpinan Jawa Barat.

Situasi sempat memanas ketika sejumlah warga dan aparat keamanan berjaga ketat di sekitar gerbang. Adu argumen tak terelakkan, namun aksi tetap berlangsung tanpa bentrokan fisik. Aparat kepolisian tampak mengawal jalannya demonstrasi untuk memastikan kondisi tetap kondusif.

Dalam tuntutannya, mahasiswa mendesak adanya keterbukaan, evaluasi kinerja, serta keberanian pejabat terkait untuk menjawab kritik masyarakat secara terbuka. Mereka menegaskan, aksi ini bukan yang terakhir jika sikap “diam” pemerintah terus dipertahankan.

Hingga aksi berakhir, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun dinas yang menjadi sasaran kritik. Gerbang Lembur Pakuan kembali tertutup, namun gema tuntutan mahasiswa masih terasa meninggalkan pesan bahwa kekecewaan publik tak bisa selamanya dibungkam

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline9 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat10 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta11 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle11 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang11 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta12 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta12 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang12 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang12 jam lalu