Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hampir 100 Ribu Peserta BPJS PBI di Subang Dinonaktifkan, Warga Mengeluh Gagal Berobat

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|02:09 WIB
Bagikan:
Hampir 100 Ribu Peserta BPJS PBI di Subang Dinonaktifkan, Warga Mengeluh Gagal Berobat
kalimat di layar komputer menjadi penentu hidup dan mati: Status Peserta BPJS Non-Aktif. Foto (MI/Reza Sunarya)

PASUNDANEKSPRES.ID - Penonaktifan massal kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Subang mengejutkan masyarakat. Tercatat hampir 100 ribu peserta BPJS PBI yang dibiayai APBN dinonaktifkan sejak 1 Februari 2026, sehingga banyak warga mengaku gagal mendapatkan layanan kesehatan.

Sejumlah warga baru mengetahui status kepesertaan mereka tidak aktif saat hendak berobat ke fasilitas kesehatan. Kondisi ini memicu keluhan, terutama dari masyarakat yang merasa masih hidup pas-pasan dan tidak memiliki penghasilan tetap.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang, Saeful Arifin, menjelaskan bahwa penonaktifan tersebut bukan disebabkan oleh kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, langkah ini merupakan dampak dari pembaruan data kesejahteraan masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Peserta yang dinonaktifkan masuk dalam kategori desil enam sampai sepuluh. Sementara BPJS PBI APBN memang diperuntukkan bagi masyarakat desil satu sampai lima,” ujar Saeful.

Meski demikian, kebijakan tersebut menuai reaksi dari masyarakat. Banyak peserta merasa kondisi ekonomi mereka belum layak dikategorikan sebagai warga sejahtera, namun secara data dinilai sudah tidak memenuhi syarat sebagai penerima PBI.

Menanggapi kondisi darurat, Dinas Sosial Subang menyarankan warga yang membutuhkan layanan kesehatan mendesak untuk sementara mendaftar sebagai peserta BPJS Mandiri agar tetap bisa berobat.

Selain itu, bagi warga yang benar-benar tidak mampu, pemerintah daerah membuka peluang pengalihan kepesertaan ke BPJS PBI yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Subang. Namun, proses tersebut harus melalui tahapan verifikasi dan validasi ulang data kesejahteraan.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat terdampak untuk segera melapor ke desa atau kelurahan setempat agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline1 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat2 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta3 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle3 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang3 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta4 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta4 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang4 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang4 jam lalu