Inilah Lokasi Makam Keramat di Daerah Subang yang Sering Jadi Tujuan Ziarah

PASUNDANEKSPRES.ID - Makam keramat di daerah Subang sering menjadi tujuan warga yang ingin mengenal lebih jauh sejarah lokal. Setiap wilayah biasanya punya cerita yang diwariskan keluarga atau sesepuh desa, mulai dari kisah para penyebar ajaran Islam, pemimpin kampung, hingga tokoh yang dianggap berjasa pada masanya.
Subang pun memiliki jejak panjang semacam itu. Banyak lokasi ziarah yang terus dijaga, bukan hanya karena nilai religiusnya, tetapi juga karena perannya sebagai penanda perjalanan masyarakat dari masa ke masa.
Daftar makam keramat di Subang jumlahnya cukup banyak dan tersebar di berbagai kecamatan.
Bahkan, lokasinya ada yang berada di pusat keramaian, ada pula yang letaknya lebih terpencil sehingga perlu akses khusus.
Meski begitu, tiap makam memiliki catatan sejarahnya sendiri, baik melalui cerita lisan maupun sumber lokal yang disimpan warga.
Daftar Makam Keramat di Daerah Subang
Berikut daftar 31 makam keramat di daerah Subang yang sering menjadi rujukan ziarah yang Pasundan Ekspres kutip dari laman Jabarpress:
- Eyang Aria Wangsa Gofarona (Sagalaherang)
- Mama KH Muhyidin / Mama Pagelaran (Cisalak)
- Eyang Raden Ranggadipa (Selahaur Pagaden)
- Nyimas Subang Larang (Nanggerang Binong)
- Syekh Amangkurat (Katomas Pagaden)
- Mbah Husen (Legonkulon)
- Mbah Dongdo (Kota Subang)
- Mbah Alegri (Tegalsari)
- Syekh Hakim (Tanjungsari)
- Syekh Kamaludin (Tanjungsari Binong)
- Mbah Eyang Kawah Sejati (Pagaden)
- Syekh Musa (Ranggawulung)
- Syekh Paneteg (Ranggawulung)
- Mbah Qodir (Cihideung)
- Eyang Suci (Tanjungsiang)
- Petilasan Syekh Sukma Sejati (Tanjungsiang)
- Eyang Keputih (Cisaat Cilimus)
- Syekh Jalaludin (Palasari Ciater)
- Darma Agung Syekh Al’Arif (Sagalaherang)
- Raden Kertanegara (Dayeuhkolot Sagalaherang)
- Petilasan Nyimas Milasari (Pilang Pamanukan)
- Mbah Sehan (Pilang Pamanukan)
- Mbah Sapingping (Darmaga Cisalak)
- Kifatul Alma (Bojongtanjung Pamanukan)
- Wali Mataram At-Tawazun (Kalijati)
- Syekh Khotib Khoer (Mekarwangi Pagaden Barat)
- Mbah Buyut Gelok (Maranggi Cipunagara)
- Eyang Mangkunagara (Cipunagara Cisalak)
- Mbah Dalem Agung Warganaya (Menganti Patokbeusi)
- Nyi Ronggeng (Menganti Patokbeusi)
- Nyimas Ratu Kawunganten (Cikaum)
Selain daftar tersebut, ada beberapa lokasi yang sering disebut warga karena ceritanya masih hidup hingga kini.
Makam Syekh Eyang Jalaluddin di Palasari Ciater menjadi contohnya; banyak warga datang ke sana untuk berziarah maupun sekadar melihat situs sejarah yang masih terjaga.
Ada juga Makam Nangka Beurit di Sagalaherang Kaler yang dikenal dari cerita turun-temurun. Makam Mbah Amir di Mekarsari Cikaum pun sering menjadi tujuan bagi warga sekitar.
Di wilayah Ciater, terdapat Makam Muhammad Syarif di Bukit Satus, sebuah lokasi yang berada di area perbukitan sehingga menarik perhatian peziarah maupun peneliti lokal.
Tak ketinggalan, Situs Cagar Budaya Nyimas Subang Larang di Teluk Anggun, Binong, yang sering dibahas karena kisahnya berkaitan dengan sejarah Pajajaran dan penyebaran ajaran Islam di wilayah utara Jawa Barat.
Setiap makam keramat di daerah Subang punya latar yang berbeda, tetapi semuanya menjadi bagian dari sejarah lokal yang masih dirawat masyarakat hingga sekarang.
Tradisi ziarah yang tetap hidup menunjukkan bahwa Subang memiliki jejak masa lalu yang kuat dan terus dijadikan rujukan bagi warga untuk memahami asal-usul daerahnya.
(pm)
