Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jejak Sejarah Subang Tempo Dulu

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|13:35 WIB
Bagikan:
Jejak Sejarah Subang Tempo Dulu
Sebuah bangunan monumen kabupaten subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Yuk kita baca jejak sejarah Subang tempo dulu! Subang dikenal sebagai salah satu daerah penting di Jawa Barat dengan sejarah panjang sejak masa kolonial hingga kemerdekaan.

Nama Subang sendiri diyakini berasal dari kata Suba yang berarti indah, dan Hyang yang berarti tempat suci atau leluhur.

Menurut sejarah yang dirangkum oleh Pasundan Ekspres, pada masa Kerajaan Sunda wilayah Subang merupakan bagian dari Tatar Ukur, dengan pusat kekuasaan yang tersebar di pedalaman Jawa Barat.

Letaknya yang strategis di jalur pantura membuat daerah ini sejak dulu menjadi tempat persinggahan para pedagang dari berbagai daerah, termasuk dari pesisir utara Jawa, Cirebon, hingga Banten.

Aktivitas perdagangan ini turut membentuk karakter masyarakat Subang yang terbuka dan dinamis.

Memasuki abad ke-17, Belanda mulai menjadikan Subang sebagai wilayah perkebunan.

Salah satu peninggalannya adalah kebun teh dan karet di kawasan Ciater dan Jalancagak yang masih ada hingga kini.

Selain itu, jalur kereta api Cikampek–Subang–Cikamurang yang dibangun pada era kolonial menjadi bukti pentingnya Subang sebagai pusat distribusi hasil bumi seperti kopi, teh, dan karet.

Perkebunan dan infrastruktur ini menjadikan Subang sebagai salah satu daerah penghasil komoditas utama di Jawa Barat.

Tidak hanya itu, Subang juga dikenal dalam sejarah perlawanan rakyat terhadap penjajahan.

Banyak tokoh lokal yang ikut berjuang mempertahankan tanah kelahiran mereka.

Salah satunya adalah perlawanan petani terhadap sistem tanam paksa yang sangat membebani masyarakat.

Semangat perjuangan ini terus hidup hingga masa kemerdekaan dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Subang yang tangguh.

Tradisi budaya Subang pun memiliki akar sejarah yang kuat.

Kesenian Sisingaan, yang kini menjadi ikon kebanggaan daerah ini, lahir pada masa awal kemerdekaan sebagai simbol semangat melawan kolonialisme.

Anak-anak yang diarak di atas boneka singa melambangkan harapan bagi generasi penerus bangsa agar tetap gagah, berani, dan menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan leluhur.

Hingga kini, Sisingaan tetap lestari dan menjadi lambang kebanggaan masyarakat Subang dalam menjaga warisan budaya dan semangat patriotisme daerahnya.

Berita Terbaru

Glenn Pardede: Benih Tangguh Jadi Andalan Petani Hadapi Kemarau Panjang

Glenn Pardede: Benih Tangguh Jadi Andalan Petani Hadapi Kemarau Panjang

Purwakarta9 menit lalu
Ketua Komisi II DPR Protes Lambatnya Perizinan Lahan oleh BPN

Ketua Komisi II DPR Protes Lambatnya Perizinan Lahan oleh BPN

Nasional43 menit lalu
Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Subang1 jam lalu
Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional12 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang13 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang13 jam lalu
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang13 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle13 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang13 jam lalu