Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kaleidoskop Subang 2025: Penertiban Jongko Jalancagak–Ciater, Awal Wajah Baru Subang Selatan

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|10:21 WIB
Bagikan:
Kaleidoskop Subang 2025: Penertiban Jongko Jalancagak–Ciater, Awal Wajah Baru Subang Selatan
Penertiban Jongko Jalancagak–Ciater Satpol PP Bongkar Ratusan Warung di Jalur Wisata Ciater Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Tahun 2025 menjadi titik balik bagi wajah kawasan Jalancagak dan Ciater, Subang Selatan. Di tengah geliat pariwisata yang terus tumbuh, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Subang mengambil langkah tegas namun terukur melalui penertiban jongko-jongko atau bangunan semi permanen yang berdiri di sepanjang jalan provinsi Subang–Lembang.

Langkah konkret ini dimulai pada Senin, 26 Mei 2025. Sejak pagi, alat berat, aparat gabungan, serta unsur pemerintah daerah tampak menyusuri jalur utama yang selama bertahun-tahun dipenuhi jongko—sebagian aktif, sebagian lain terbengkalai. Jalur ini bukan sekadar jalan penghubung antarwilayah, melainkan pintu gerbang utama wisata Subang Selatan yang setiap akhir pekan dipadati wisatawan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung ke lapangan bersama Bupati Subang Reynaldi. Kehadiran dua pimpinan daerah ini memberi pesan kuat bahwa penertiban bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari visi besar penataan ruang dan wajah daerah. Fokus penertiban diarahkan pada jongko yang tidak berpenghuni dan menyalahi aturan tata ruang jalan provinsi.

“Ini untuk mengembalikan fungsi jalan dan memperindah kawasan Jalancagak sebagai pintu gerbang wisata Subang Selatan,” ujar Dedi di sela penertiban. Namun, yang membedakan langkah ini dari penertiban sebelumnya adalah pendekatan yang diambil. Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini tidak berdiri di atas logika penggusuran semata.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, para pemilik jongko diberikan kompensasi selama satu bulan ke depan. Pemerintah berupaya memberi ruang transisi agar warga tidak langsung kehilangan sumber penghidupan. Pendekatan humanis ini menjadi warna tersendiri dalam kebijakan penataan ruang di Jawa Barat sepanjang 2025.

Lebih jauh, Pemprov Jabar menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk merancang konsep revitalisasi kawasan Jalancagak. Penataan ke depan diharapkan tetap memberi ruang bagi ekonomi rakyat, namun dalam koridor yang tertib, bersih, dan mendukung pariwisata berkelanjutan. Penataan berbasis riset dan partisipasi publik menjadi fondasi agar kawasan ini tidak kembali semrawut.

Di tingkat daerah, Bupati Subang Reynaldi menyatakan kesiapan penuh Pemkab Subang dalam mendukung program ini. Pemerintah daerah mengambil peran penting dalam komunikasi sosial, menjembatani kepentingan kebijakan dengan aspirasi warga. Tokoh masyarakat, pemuda, hingga pemilik jongko dilibatkan agar proses berjalan kondusif.

Pantauan di lapangan menunjukkan pemandangan yang jarang terjadi dalam proses penertiban: sejumlah warga secara sukarela membongkar jongko miliknya. Sikap ini mencerminkan tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa penataan kawasan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kepentingan bersama.

Menutup 2025, penertiban jongko di Jalancagak dan Ciater tercatat sebagai salah satu momen penting dalam perjalanan penataan ruang Subang Selatan. Bukan hanya tentang membongkar bangunan, tetapi tentang merajut ulang harapan akan kawasan wisata yang tertib, manusiawi, dan berkelanjutan.

Berita Terbaru

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang12 menit lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang12 menit lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga57 menit lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle1 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang1 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle1 jam lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang2 jam lalu
Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Lifestyle2 jam lalu
Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Olahraga3 jam lalu