Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KDM Sidak Tambang Ilegal Di Pagaden Barat, Ada Pengakuan Sering Ditutup Tapi Buka Lagi!

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|12:00 WIB
Bagikan:
KDM Sidak Tambang Ilegal Di Pagaden Barat, Ada Pengakuan Sering Ditutup Tapi Buka Lagi!
KDM Sidak Tambang Ilegal Di Pagaden Barat, Ada Pengakuan Sering Ditutup Tapi Buka Lagi!

PASUNDAN EKSPRES.ID - Unggahan channel KDM yang diduga membahas aktivitas tambang ilegal Subang viral di media sosial pada Senin (25/5/2026). Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah orang sedang berbincang terkait pengambilan tanah, luas lahan, hingga dugaan praktik setoran agar aktivitas tambang tetap berjalan meski beberapa kali ditutup.

Kasus tambang ilegal Subang langsung menjadi perhatian publik setelah potongan percakapan dalam video itu tersebar luas. Dalam rekaman yang beredar, terdengar pembahasan mengenai beberapa titik lahan yang disebut berada di wilayah Margahayu, Bendungan dan munjul kecamatan Pagaden barat.

Video tersebut juga memunculkan dugaan adanya praktik koordinasi dengan sejumlah pihak agar aktivitas tambang ilegal Subang tetap bisa berjalan.

Dalam percakapan itu, salah satu pria terdengar menjelaskan bahwa tanah hasil galian dikirim ke kawasan Patimban.

Tambang Ilegal dan Tanah Ilegal

“Bapak ini ngambil tanah untuk dikirim ke Patimban, Paket, Pak. Pak ya pokoknya dikirim aja,” ujar Kang Dedi Mulyadi dalam video yang beredar pada Senin (25/5/2026).

Percakapan kemudian berlanjut pada pembahasan luas area yang dijadikan lokasi penggalian. Salah satu pembicara menyebut aktivitas tambang ilegal Subang dilakukan di beberapa titik berbeda dengan total area mencapai belasan hektare.

“Sok ngambil tanahnya. Margahayu. Margahayu. Margahayu. Margahayu. Berapa hektar? 3 hektaran,” ujar salah satu pria dalam video tersebut.

Pembicaraan berikutnya menyebut adanya titik lain di wilayah Bendungan dengan luas hampir lima hektare.

“Bendungan berapa hektar? Hampir 5 hektaran. 5 hektar euy,” terdengar dalam percakapan video pada Senin (25/5/2026).

Selain itu, ada juga pembahasan mengenai lokasi lain bernama Muncul yang disebut memiliki luas sekitar tiga hektare.

“Muncul. Muncul. Muncul berapa hektar? Paling 3 hektaran,” kata salah satu pembicara.

Dari pembahasan tersebut, salah satu pria kemudian menghitung total keseluruhan area tambang ilegal Subang yang disebut mencapai sekitar 11 hektare di kecamatan pagaden barat.

“3 hektar ya lumayan Pak itu sudah diakumulasikan 5 3 16 hampir 11 hektar hektar 11 hektar tanah Pak,” ujar Dedi Mulyadi.

Percakapan semakin menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya aktivitas tambang ilegal Subang yang tetap berjalan meski beberapa kali ditutup aparat.

Pengakuan Aktivis Tambang

“Nah kemudian selama ini ilegal sudah berapa kali ditutup?” tanya Dedi.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh pria lain yang menyebut aktivitas tambang ilegal Subang sering ditutup namun kembali beroperasi.

“Sering sering sering sering ditutup ku saha wae pernah ditutup,” lanjut pertanyaan Dedi dalam video pada Senin (25/5/2026).

Dalam percakapan itu juga terdengar dugaan adanya praktik pemberian uang agar aktivitas kembali berjalan.

“Ditutup buka deui terus mere duitah kitulah nya tol pariksa pokona mere duit lah,” ujar Dedi.

Kasus tambang ilegal Subang semakin ramai diperbincangkan setelah muncul pembahasan mengenai dugaan keuntungan besar dari aktivitas tersebut. Salah satu pria menyebut pengeluaran operasional dari tiga titik tambang bisa mencapai puluhan juta rupiah setiap bulan.

Luas Tambang Ilegal

“Nah eta lamun dihijikeun tiap bulan rata-rata pengeluaran berapa dari tiga titik? 30 hampir 40 juta dari 3 titik per bulan kali 2 tahun miliar ya. Miliaran,” sambut Dedi saat mengkalkulasikan jumlah pendapatan dari tambang ilegal.

Tidak hanya membahas aktivitas penggalian, video itu juga menyinggung dugaan penggunaan area sawah untuk kegiatan tambang ilegal Subang.

“Oke. Sekarang yang bendungan areanya area apa? Sawah. Sawah semua,” jawab para penambang dari pertanyaan Kang Dedi Mulyadi.

Percakapan kemudian mengarah pada usulan kerja sama dengan Dinas Pertanian agar aktivitas tersebut dapat dibungkus dalam program tertentu.

“Kalau semuanya sawah sudah saja, Pak. Kan istilahnya bikin MOU aja,” kata Dedi dalam video.

Ucapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai program pembangunan sawah baru.

“Ya kan bikin MoU dengan antara Bapak dengan Dinas Pertanian. Pertanian Subang. MoU-nya adalah program pembangunan sawah baru,” lanjut Dedi pada Senin (25/5/2026).

Dalam titik temu tersebut, para pihak penambang ilegal ingin Kang Dedi Mulyadi menyidak dan menutup semua tambang ilegal, khususnya di daerah kabupaten Subang. 

Bukan hanya di daerah pagaden barat, tapi juga di kecamatan-kecamatan lain, tegas mereka dalam sidak KDM. 

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang7 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang8 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang8 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle10 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle11 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional12 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga12 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional13 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional13 jam lalu
KDM Sidak Tambang Ilegal Di Pagaden Barat, Ada Pengakuan Sering Ditutup Tapi Buka Lagi! | Pasundan Ekspres