Kegiatan MPLS Membuka Wawasan Kebangsaan dan Karakter Anak di Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Kegiatan MPLS di sejumlah sekolah di Kabupaten Subang tak luput dari pantauan Muspika tingkat Kecamatan Pagaden. Seperti Danramil Pagaden yang terjun langsung di kegiatan MPLS di SMKN 1 Cipunagara, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan pembukaan MPLS tersebut dihadiri juga oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Danramil 0502/Pagaden, Kepala SMKN 1 Cipunagara, dewan guru dan tenaga administrasi sekolah, serta seluruh peserta didik kelas XI, XII, dan siswa baru. Tercatat sebanyak 570 siswa baru mengikuti rangkaian MPLS tahun ini.
Perlu diketahui, pelaksanaan MPLS Tahun 2026 di Jawa Barat mengusung konsep MPLS Pancawaluya, yang bertujuan membentuk peserta didik menjadi pribadi yang sehat, baik, benar, cerdas, dan tangguh.
Kegiatan ini juga mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN), dengan menekankan terciptanya lingkungan belajar yang ramah, inklusif, serta bebas dari segala bentuk perundungan maupun perpeloncoan.
Kehadiran Danramil 0502/Pagaden pada kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, cinta tanah air, karakter kebangsaan, serta semangat bela negara kepada generasi muda sejak dini.
Kegiatan MPLS Menjadi Momentum Penting Bagi Peserta Didik Baru
Danramil 0502/Pagaden Kapten. Inf. Saprudin menyampaikan bahwa kegiatan MPLS menjadi momentum penting bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter yang positif.
"MPLS bukan sekadar pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi awal pembentukan karakter, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan. Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, disiplin, dan siap meraih prestasi," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Kegiatan pembukaan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat. Diharapkan melalui MPLS Pancawaluya, para peserta didik baru mampu mengenal budaya sekolah secara positif serta siap mengikuti proses pembelajaran dengan penuh motivasi.(dan/sep)
