Ketua DPRD Subang Ajak Pemuda Jadi Petani Milenial

PASUNDANEKSPRES.ID - Hari Sumpah Pemuda harus menjadi momentum semangat gelora kepemudaan di Kabupaten Subang. Regenerasi bangsa adalah sebuah keniscayaan dan oleh sebab itu pemuda harus siap menyongsong masa depan yang gemilang.
Seperti yang disampaikan Ketua DPRD Subang Victor Wirabuana Abdurachman bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, bukan sekedar momen bagi pemuda dan pemudi atau hanya seremonial saja.
Tetapi Sumpah Pemuda hari ini harus jadi pengikat bagi pemuda pemudi untuk memajukan bangsa dengan nilai patriotisme, nasionalis dan semangat gotong royong.
Pemuda masa depan adalah pemuda yang siapa menjawab tantangan jaman, di era globalisasi, ekonomi digital dan industerialisasi. Oleh karena itu pemuda masa depan adalah pemuda yang menguasai teknologi digital yang serba cepat.
"Siapa yang menguasai digital, itulah yang menguasai dunia, dan pemuda Subang harus siap bersaing di era digital," katanya kepada Pasundan EKspres.
Selanjutnya mengenai era industerialisasi di Kabupaten Subang, Vuctor mengajak pemuda Subang harus berperan aktif, bukan sebagai penonton era industerialisasi.
Oleh karena itu, pemuda Subang harus ready for use, menjawab tantangan masa depan.
"Saya berharap pemuda harus berperan aktif, jangan sampai jadi penonton, kuasai teknologi berbasis digital," ujarnya.
Meski era industerialisasi di Subang mulai pesat, menurut Victor pemuda jangan terlena oleh itu, karena bidang peratanian Subang harus tetap dipertahankan sebagai lumbung padi nasional.
Saat ini petani tidak meregenarasi, anak muda banyak yang meninggalkan bidang agraris, memilih menjadi karyawan atau bekerja di pabrik. Itu juga tidak salah tetapi agrarisnya jangan ditinggalkan.
Apalagi saat ini teknologi pertanian mulai banyak digunakan, seperti Combine dan alat semprot Drone, anak muda Subang harus ambil bagian memahami teknologi itu.
"Sekarang ini kan panen sudah pakai Combine, alat semprot juga pakai Drone, nah pemuda harus bisa jadi petani yang berwawasan teknologi pertanian," tandasnya.
Victor menegaskan, masuk nya era industerialisasi di Subang, pemuda tidak harus meninggalkan bidang pertanian, bahkan harus menjadi tantangan, anak muda menjadi petani milenial yang sukses, yang berwawasan teknologi guna mendukung ketahanan nasional.
"Jadi harus seimbang, industerialisasi dan pertanian sama sama jalan," pungkasnya.(dan/ded)
