Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Korban Curanmor di Subang Malah Jadi Tersangka, Dedi Mulyadi Ambil Langkah dengan Menyiapkan Pengacara dan Menghubungi Bupati

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:12 WIB
Bagikan:
Korban Curanmor di Subang Malah Jadi Tersangka, Dedi Mulyadi Ambil Langkah dengan Menyiapkan Pengacara dan Menghubungi Bupati
Dedi Mulyadi saat bertemu langsung dengan para pelaku sekaligus korban dalam kasus pencurian sepeda motor yang berujung maut di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang.

SUBANG, PASUNDANEKSPRES.ID - Dedi Mulyadi menemui langsung para pihak yang terlibat, baik pelaku maupun korban, dalam perkara pencurian sepeda motor yang berujung kematian di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang.

Dalam pertemuan itu, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan tegas meminta penjelasan dari delapan orang tersangka mengenai peran masing-masing dalam dugaan pengeroyokan terhadap dua terduga pelaku pencurian motor yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

Di hadapan KDM, para tersangka diminta memaparkan secara terbuka kronologi pemukulan yang terjadi. Dari penjelasan tersebut terungkap bahwa aksi kekerasan dilakukan secara bersama-sama dan berulang kali hingga korban berada dalam kondisi tidak berdaya.

Pemanggilan para tersangka oleh KDM dilakukan setelah Polres Subang menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, SH, MH, membenarkan penangkapan tersebut dan menegaskan bahwa kepolisian tidak membenarkan tindakan main hakim sendiri dalam bentuk apa pun, tanpa memandang siapa pelakunya.

“Benar, dalam waktu kurang dari 24 jam kami telah mengamankan delapan orang yang diduga kuat terlibat. Penangkapan dilakukan secara bertahap di rumah masing-masing pelaku,” tegas AKP Bagus.

Dari hasil pemeriksaan awal, kepolisian menemukan fakta yang cukup mencengangkan. Para pelaku tidak hanya melakukan pemukulan dengan tangan kosong, tetapi juga menendang korban, menghantam menggunakan balok kayu, serta melakukan tindakan kekerasan berlebihan yang dinilai sangat tidak berperikemanusiaan.

“Perannya cukup serius dan beragam. Semua tindakan kekerasan ini menjadi fokus pendalaman penyidik,” ungkapnya.

AKP Bagus menegaskan bahwa seluruh pelaku telah berhasil diamankan sehingga tidak diperlukan pengejaran tambahan. Saat ini, penyidik masih mengkaji secara mendalam rangkaian peristiwa tersebut serta membuka peluang penerapan pasal berlapis dengan ancaman pidana yang berat.

Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat agar tidak terpancing emosi dan mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat berwenang.

“Tindakan main hakim sendiri hanya menambah korban jiwa dan konsekuensi hukum yang berat,” pungkas AKP Bagus Panuntun.

Namun, di sisi lain, Pemprov Jabar akan menyiapkan pendampingan hukum bagi para warga tersebut.

"Kalau proses hukum di kepolisian silakan berjalan, tetapi saya siapkan pengacara," kata Dedi.

Dedi berharap perkara ini dapat ditangani melalui pendekatan damai atau mekanisme restorative justice. Ia menilai kejadian tersebut tidak dapat dipandang hanya dari sisi hukum semata, melainkan juga perlu mempertimbangkan dampak sosial yang ditimbulkannya.

Ia juga menyoroti bahwa para tersangka merupakan kepala keluarga yang memiliki tanggungan istri dan anak. Jika mereka harus menjalani penahanan, hal itu dikhawatirkan akan memicu permasalahan ekonomi dan sosial baru bagi keluarga yang ditinggalkan.

Berita Terbaru

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle7 menit lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional12 menit lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle56 menit lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle1 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle1 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional2 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional2 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional2 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline2 jam lalu
Korban Curanmor di Subang Malah Jadi Tersangka, Dedi Mulyadi Ambil Langkah dengan Menyiapkan Pengacara dan Menghubungi Bupati | Pasundan Ekspres