Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Malam Mencekam di Pantura! Polisi Bubarkan Perang Sarung, Delapan Remaja Digelandang

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|09:52 WIB
Bagikan:
Malam Mencekam di Pantura! Polisi Bubarkan Perang Sarung, Delapan Remaja Digelandang
Kapolsek Pamanukan AKP Udin Awaludin menyita barang bukti berupa sarung yang telah dimodifikasi diduga kuat digunakan sebagai alat tawuran - subang.info

SUBANG - Suasana malam di jalur padat Jalan Pantura mendadak mencekam, polisi bubarkan perang sarung. Aksi perang sarung yang melibatkan sejumlah remaja pecah di depan My Way Sukasari, Selasa dini hari. Keributan itu sontak membuat warga resah dan arus lalu lintas sempat tersendat.

Tak butuh waktu lama, jajaran Polsek Pamanukan langsung bergerak cepat. Dipimpin Kapolsek Pamanukan AKP Udin Awaludin, petugas menyisir lokasi dan sekitarnya untuk memburu para pelaku yang mencoba melarikan diri usai aksi tersebut.

Hasilnya, delapan remaja berhasil diamankan. Jumlah ini diperkirakan masih bisa bertambah karena polisi terus melakukan pengembangan guna mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi berbahaya itu.

“Kami melaksanakan patroli malam. Saat tiba di lokasi para pelaku sudah membubarkan diri. Anggota langsung melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan beberapa orang yang kini masih menjalani pemeriksaan,” tegas AKP Udin.

Tak hanya mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa sarung yang telah dimodifikasi diduga kuat digunakan sebagai alat tawuran serta sejumlah alat komunikasi yang dipakai untuk mengatur pergerakan sebelum aksi berlangsung.

AKP Udin menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi aktivitas apa pun yang mengganggu ketertiban dan keselamatan masyarakat, apalagi di jalur nasional yang menjadi nadi transportasi utama. “Aksi seperti ini sangat membahayakan pengguna jalan. Kami akan tindak tegas,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Polisi mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, sementara masyarakat diminta segera melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas. Pantura harus tetap aman bukan arena adu nyali.

Berita Terbaru

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional2 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta2 jam lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang3 jam lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang3 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga4 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional4 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle4 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang5 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle5 jam lalu