Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mitra Strategis Ekonomi di Tingkat Desa, DKUPP Subang Tegaskan BUMDes dan KDKMP Bukan Pesaing

M
Muhammad FaisalEditor: Dede SM
|20:00 WIB
Bagikan:
Mitra Strategis Ekonomi di Tingkat Desa, DKUPP Subang Tegaskan BUMDes dan KDKMP Bukan Pesaing
Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang, Deden Almansyur Ketika membahas KDKMP pada podcast Bincang-bincang Pasundan di kanal YouTube Pasundan Ekspres TV.(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang, Deden Almansyur, mengimbau masyarakat dan pengelola lembaga desa untuk tidak membenturkan keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dalam podcast Bincang-bincang Pasundan di kanal YouTube Pasundan Ekspres TV, Deden menegaskan bahwa kedua lembaga tersebut merupakan program pemerintah yang dirancang untuk saling menguatkan ekonomi di tingkat desa.

Deden menjelaskan bahwa meski BUMDes sudah hadir lebih awal, kehadiran KDKMP bukan untuk menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. Keduanya memiliki pola operasional yang berbeda namun dengan visi yang selaras.

"Dua-duanya adalah program pemerintah yang sangat baik. BUMDes sudah berjalan lebih dulu dan saat kini KDKMP juga tengah berjalan. Jadi jangan anggap ini adalah sebuah persaingan, karena ada pola yang berbeda," ujar Deden kepada Pasundan Ekspres.

Potensi gesekan di level bawah dinilai kecil karena secara struktural, Kepala Desa berperan sebagai pengawas dalam KDKMP. Deden menggambarkan bagaimana skema kolaborasi dapat tercipta jika kedua lembaga ini beroperasi di desa yang sama.

Sebagai contoh, jika BUMDes fokus pada sektor produksi, maka KDKMP dapat mengambil peran di sektor distribusi atau pasar.

"Contoh kolaborasinya, misalkan BUMDes sudah berjalan di bidang usaha telur ayam, maka KDKMP akan menampung itu untuk menyalurkannya. Nanti di level bawah itu akan menjadi sinergis," jelasnya.

Menutup pernyataannya, Deden berharap semangat kolaborasi ini dapat dipahami oleh seluruh elemen desa agar roda ekonomi kerakyatan di Kabupaten Subang dapat berputar lebih cepat.

"Mudah-mudahan tidak terjadi persaingan, sebab keduanya bertujuan untuk memajukan desa," pungkasnya.(fsh/ded)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional2 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional2 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional2 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang4 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat4 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang4 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle5 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle6 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle7 jam lalu