Pabrik VinFast Subang Siap Berproduksi, Rekrutmen Tenaga Kerja Dipastikan Tanpa Calo

PASUNDANEKSPRES.ID - Melalui akun YouTube-nya, Gubernur Dedi Mulyadi membagikan kunjungannya ke kawasan industri pabrik Vinfast Subang, mobil asal Vietnam, untuk memastikan investasi berjalan lancar dan berdampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Dalam kunjungan itu, Dedi Mulyadi menanyakan progres rekrutmen tahap pertama.
“Tahap pertama sampai saat ini sekitar 420 orang. Sekarang saya sudah dapat sekitar 9.000 pendaftar. Data sudah saya terima dari Dinas Tenaga Kerja, tinggal saya hubungi satu per satu.” ungkap pihak pengelola, Henry.
Seluruh proses pembebasan tanah pabrik yang berdiri di lahan lebih dari 141 hektare ini pun sudah selesai dan lokasi siap mendukung produksi kendaraan listrik.
Produksi di Subang ini difokuskan untuk kendaraan setir kanan, sementara setir kiri tetap diproduksi di Vietnam.
Hasil produksinya dikirim ke dalam dan luar negeri dan saat ini, Vinfast telah memiliki lebih dari 100 showroom di Indonesia.
Dedi Mulyadi pun menegaskan fokusnya hanya memastikan pabrik bisa berproduksi. “Kalau sudah ingin meresmikan, saya tidak perlu ikut. Tugas saya hanya menjaga supaya produksi lancar. Saya jarang seremonial,” ujarnya.
Sistem rekrutmen tenaga kerja pabrik Vinfast Subang juga dijalankan secara transparan melalui platform "Nyari Gawe".
“Bisa memilih orang yang punya kualifikasi dan memprioritaskan masyarakat sekitar. Jadi tidak perlu lagi nitip lamaran via A, pihak B, atau C,” kata Dedi Mulyadi.
Langkah ini membuat peluang titipan lamaran berkurang, dan tenaga kerja yang diterima benar-benar sesuai kualifikasi.
Kehadiran pabrik Vinfast Subang mendukung program elektrifikasi angkutan kota, sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga lokal.
Investasi ini diharapkan memberi dampak ekonomi langsung dan mendorong pertumbuhan industri otomotif di Jawa Barat.
(pm)
