Pemcam Legonkulon Larang Kembang Api, Libur Nataru, Pengamanan WisataPondok Bali Diperketat

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kecamatan Legon Kulon memperketat pengamanan kawasan wisata Pantai Pondok Bali dan Q Hotel Mayangan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan keselamatan wisatawan, Minggu (28/12).
Sekretaris Camat Legon Kulon, Ida Erlinda, mengatakan pengamanan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor bersama unsur Forkopimcam, Polsek Legon Kulon, Koramil, BPBD, serta tim kesehatan.
“Kami berkolaborasi dengan Forkopimcam, Polsek, Koramil, BPBD, dan tim kesehatan untuk pengamanan dan pemantauan kawasan wisata selama Nataru,” ujar Ida Erlinda kepada Pasundan Ekspres.
Ia menjelaskan, monitoring dilakukan secara intensif melalui pos pelayanan Nataru yang berada di kawasan Pondok Bali. Pengamanan telah dimulai sejak libur Natal dan akan berlangsung hingga libur Tahun Baru.
Menurutnya, lonjakan wisatawan mulai terlihat di Pondok Bali dan Q Hotel Mayangan. Karena itu, pemerintah kecamatan terus melakukan sosialisasi penerapan protokol CHSE (Clean, Safety, Healthy, Environment) kepada pengunjung dan pengelola wisata.
“Kami menekankan aspek kebersihan, keamanan, dan kelestarian lingkungan, terutama di kawasan pantai. Antisipasi risiko seperti wisatawan terbawa arus juga menjadi perhatian,” jelasnya.
Pengawasan terhadap pengelola wisata turut diperketat agar kesiapsiagaan dan standar keselamatan tetap terjaga. Evaluasi dilakukan secara berkala selama masa libur panjang.
Selain itu, Ida Erlinda menegaskan pihak kecamatan mensosialisasikan edaran Gubernur Jawa Barat terkait larangan pesta kembang api saat malam pergantian tahun.
“Kami menekankan kepada kepala desa dan pengelola wisata agar tidak mengadakan pesta kembang api sesuai edaran gubernur,” tegasnya.
Pengamanan wilayah melibatkan aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta satuan perlindungan masyarakat di masing-masing desa guna menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan, dan kelestarian lingkungan.
Pemerintah Kecamatan Legon Kulon berharap momentum libur Nataru berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
“Kami berharap peningkatan kunjungan wisatawan dapat menggerakkan UMKM dan produk lokal di Legon Kulon,” pungkas Ida Erlinda.(znl/ded)
