Penataan Drainase di Subang Kota Terkendala Anggaran, Dinas PUPR Usulkan Bantuan ke Pemprov

PASUNDANEKSPRES.ID - Penataan drainase di Subang Kota memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Soal drainase itu juga dinilai urgent sebagai upaya mencegah banjir dan genangn air saat musim hujan.
Pasalnya di sejumlah titik kerap didapati kondisi drainase buruk dan genangan airpun muncul saat hujan. Hal ini menjadi atensi besar bagi Dinas PUPR Subang, di tengah kondisi keterbatasan anggaran atau kemampuan keuangan daerah, dengan terus berupaya mengoptimalkan program penataan drainase di Subang Kota tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Jembatan Dinas PUPR Subang, Ida Nursanti, mengatakan, anggaran yang tersedia untuk pekerjaan pembangunan drainase jalan wilayah perkotaan, sangat terbatas. Sementara anggaran yang dibutuhkan cukup besar.
"Untuk menyelesaikan pembangunan drainase jalan di pusat kota, butuh anggaran gede-gede. Untuk membangun tiga drainase tahun ini saja yang di kota anggarannya Rp10 miliaran," ujar Ida kepada Pasundan Ekspres.
Tiga drainase jalan perkotaan yang dimaksud tersebut, yakni Pembangunan Drainase Jalan Brigjen Katamso (Ciereng) – MT Haryono – Ki Hajar Dewantara dengan anggaran sebesar Rp2 miliar; Pembangunan Drainase Jalan Agus Salim – MT Haryono (Sukamaju) dengan anggaran Rp3,2 miliar; dan Drainase Jalan Pejuang 45 – Sutaatmaja dengan anggaran Rp2,5 miliar.
Untuk mengatasi keterbatasan dana itu, di tahun 2027 mendatang, pihaknya berharap mendapat kucuran bantuan anggaran dari provinsi. Saat ini pihaknya sedang mengusulkan permohonan bantuan anggaran kepada Pemprov Jawa Barat (Jabar) maupun kementerian untuk membangunan sejumlah drainase jalan di wilayah pusat perkotaan Subang.
Alokasi Anggaran Drainase di Subang
"Kita terus perjuangkan alokasi anggaran drainase di Subang ini, baik ke kementerian maupun pemerintah provinsi. Untuk tahun depan, kita sudah mengajukan permohonan anggaran pembangunan empat drainase kota kepada pemprov, soalnya membangun drainase kota ini gede-gede kebutuhan anggarannya," kata dia.
Dia menyebut, pembangunan drainase (saluran air) di sejumlah ruas jalan perkotaan Subang ini dilakukan untuk mencegah banjir atau genangan air terutama di musim hujan.
"Misalnya ruas jalan yang Pasar Inpres, itu kita prioritaskan untuk dibangun drainase atau saluran airnya, karena sering tergenang terus kalau musim hujan," pungkasnya.(dan/sep)
