Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pengakuan Mengejutkan di Hadapan Dedi Mulyadi: Dari Korban Pencurian Berubah Jadi Tersangka Kematian

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|13:13 WIB
Bagikan:
Pengakuan Mengejutkan di Hadapan Dedi Mulyadi: Dari Korban Pencurian Berubah Jadi Tersangka Kematian
Pengakuan Mengejutkan di Hadapan Dedi Mulyadi: Dari Korban Pencurian Berubah Jadi Tersangka Kematian

SUBANG, PASUNDANEKSPRES.ID – Pertemuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan warga yang kini berstatus tersangka penganiayaan berujung maut di Subang mengungkap sisi kelam amukan massa yang selama ini tersembunyi di balik isu pencurian sepeda motor.

Dalam dialog terbuka itu, fakta demi fakta muncul satu per satu. Dedi yang dikenal kerap turun langsung menemui masyarakat meminta para tersangka menjelaskan peran mereka saat emosi warga memuncak dan hukum seolah tak lagi menjadi rujukan.

Tanpa bantahan, para warga mengakui tindakan kekerasan yang mereka lakukan terhadap terduga pencuri. Pengakuan itu membuat suasana pertemuan mendadak hening.

“Ada yang mukul wajah, ada yang menendang,” kata Dedi, mengulang pernyataan para tersangka, Minggu (8/2/2026).

Fakta paling mengejutkan terungkap ketika diketahui salah satu tersangka justru merupakan korban pencurian sepeda motor. Niat awal mencari keadilan berubah menjadi luapan emosi yang tak terkendali. Dalam situasi kacau itu, ia ikut memukuli terduga maling hingga nyawanya tak tertolong.

Peristiwa yang berlangsung singkat itu kini berbuah panjang. Aparat kepolisian menetapkan para warga tersebut sebagai tersangka penganiayaan yang menyebabkan kematian. Meski tidak dilakukan penahanan, konsekuensi hukum tetap berjalan. Status tersangka melekat, dan kewajiban wajib lapor harus dijalani.

Dedi Mulyadi menilai kasus ini sebagai peringatan keras bagi masyarakat, bahwa tindakan main hakim sendiri bukan solusi, melainkan awal dari masalah yang lebih besar. Amarah sesaat, menurutnya, dapat mengubah korban menjadi pelaku, dan simpati publik menjadi jerat hukum.

Ia menegaskan, ketika emosi mengalahkan akal sehat, keadilan justru kehilangan arah dan tragedi pun tak terhindarkan

Berita Terbaru

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional2 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta2 jam lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang2 jam lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang3 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga3 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional4 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle4 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang4 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle4 jam lalu