Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penyimpangan APBD, PCNU Purwakarta Tak Akan Pasif, Bekerjasama dengan BPK RI

M
MaldiansyahEditor: Asep
|06:30 WIB
Bagikan:
Penyimpangan APBD, PCNU Purwakarta Tak Akan Pasif, Bekerjasama dengan BPK RI
Fathan Subhi Anggota BPK RI bersama Ketua PCNU Purwakarta KH.Anwar Nasihin(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purwakarta secara tegas menyatakan akan mengawal secara ketat pengelolaan anggaran daerah dan seluruh aktivitas pembangunan pemerintah daerah.

PCNU menegaskan tidak akan mentoleransi praktik pengelolaan keuangan yang tidak transparan, tidak akuntabel, atau menyimpang dari kepentingan masyarakat.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan usai pertemuan dan dialog PCNU Purwakarta bersama Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, Fathan Subhi, serta Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan, dalam rangka penguatan pengawasan terhadap integritas pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Purwakarta.

Ketua PCNU Kabupaten Purwakarta, KH. Ahmad Anwar Nasihin, menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama tidak akan bersikap pasif ketika pengelolaan anggaran publik berpotensi merugikan rakyat.

Menurutnya, NU memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan anggaran daerah tidak disalahgunakan oleh siapa pun yang diberi amanah.

"PCNU Purwakarta tidak berada pada posisi berseberangan dengan pemerintah, tetapi kami juga tidak akan diam jika pengelolaan anggaran menyimpang. Setiap rupiah APBD adalah uang rakyat, dan itu wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka," tegas KH. Ahmad Anwar Nasihin kepada Pasundan EKspres, Selasa (30/12/2025).

Ia menekankan bahwa kondisi pengelolaan keuangan daerah di Purwakarta saat ini menuntut kesiapan penuh seluruh instansi pemerintah. PCNU secara terbuka mengingatkan bahwa pengawasan eksternal akan berjalan secara serius.

"Sepertinya di Purwakarta akan banyak instansi yang akan diperiksa oleh BPK soal pengelolaan keuangan daerah. Ini harus menjadi peringatan bagi seluruh perangkat daerah agar tidak bermain-main dengan anggaran," ujarnya.

KH. Ahmad Anwar Nasihin menegaskan bahwa pemeriksaan oleh BPK bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen negara untuk membongkar potensi penyimpangan dan memastikan anggaran benar-benar digunakan sesuai aturan dan peruntukannya.

Ia juga menolak pandangan bahwa keberhasilan pembangunan cukup diukur dari proyek fisik dan serapan anggaran.

"Pembangunan bukan soal besar kecilnya anggaran atau cepat lambatnya proyek. Pembangunan adalah soal nilai, etika, dan kejujuran. Jika anggaran dikelola tanpa integritas, maka itu adalah pengkhianatan terhadap rakyat," tegasnya.

PCNU Purwakarta menegaskan akan mengambil posisi sebagai pengawal moral dan kontrol sosial yang aktif, serta tidak segan menyuarakan kritik terbuka apabila menemukan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan APBD.

NU, lanjutnya, akan terus mendorong transparansi, keterbukaan data, dan kepatuhan hukum dalam setiap proses pembangunan daerah.

Melalui kolaborasi dengan BPK dan penguatan peran masyarakat sipil, PCNU Kabupaten Purwakarta menegaskan bahwa pengelolaan anggaran daerah ke depan tidak boleh lagi dilakukan secara serampangan.

Pemerintah daerah dituntut bekerja bersih, profesional, dan siap mempertanggungjawabkan setiap kebijakan di hadapan hukum dan publik.(mas/sep)

Berita Terbaru

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta7 menit lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang27 menit lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang47 menit lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang47 menit lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga1 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional1 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle2 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang2 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle2 jam lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang2 jam lalu