Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pj Ketua TP PKK Subang Gencarkan Kampanye Anti Bullying, Cegah dan Tanggulangi Perundungan

E
EgiEditor: Egi
|20:23 WIB
Bagikan:
Pj Ketua TP PKK Subang Gencarkan Kampanye Anti Bullying, Cegah dan Tanggulangi Perundungan
Pj Ketua TP-PKK Kabupaten Subang, Ny. Wiendha Winstar Afriandi saat mengunjungi SMAN 1 Jalancagak.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Dalam upaya mencegah dan menanggulangi kasus perundungan di lingkungan sekolah, Pj Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ny. Wiendha Winstar Afriandi, mengunjungi SMAN 1 Jalancagak pada Rabu (13/2/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari program "NYAKOLA" (Nyaah Ka Budak Sakola), yang bertujuan memberikan pembinaan pola asuh anak dan remaja di era digital.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari program kerja Pokja 1 TP-PKK Kabupaten Subang tahun 2025, dengan tema "Stop Bullying terhadap Anak dan Remaja". Kegiatan serupa akan dilaksanakan di sejumlah sekolah lainnya di Kabupaten Subang untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying dan dampaknya. 

Dalam arahannya, Ny. Wiendha Winstar Afriandi menegaskan bahwa kasus perundungan atau bullying merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian bersama. Ia mengajak siswa untuk mengenali diri mereka masing-masing, apakah mereka pernah membully, menjadi korban bullying, atau menjadi saksi yang diam. "Kita perlu memahami posisi kita di dalam lingkaran bullying. Jangan sampai kita menjadi pelaku yang menyakiti orang lain, atau korban yang diam tanpa melapor," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dampak bullying sangat besar, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental dan emosional. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Wiendha membagikan kisah inspiratif tentang seorang anak laki-laki bertubuh kecil yang kerap menjadi korban bullying karena dianggap memiliki hobi yang tidak umum untuk anak laki-laki, seperti merangkai bunga dan merapikan rumah. 

"Anak ini tidak menyerah. Ia terus mengembangkan dirinya dengan mengikuti kegiatan pramuka dan panjat tebing hingga tubuhnya menjadi lebih kuat. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di APDN (Akademi Pemerintahan Dalam Negeri) dan kini menjadi sosok yang sukses," jelasnya.

Setelah menceritakan kisah tersebut, Ny. Wiendha mengungkapkan bahwa anak laki-laki itu adalah Pj Bupati Subang saat ini, Winstar Afriandi. "Beliau pernah mengalami bullying, tapi tidak menyerah dan terus berjuang. Kini, beliau berhasil menjadi seorang pemimpin di Kabupaten Subang," ungkapnya.

Ny. Wiendha mengingatkan siswa agar tidak pernah meremehkan dampak bullying, karena bisa menyebabkan korban mengalami trauma berkepanjangan. Bahkan, dalam beberapa kasus, korban perundungan mengalami depresi berat hingga memiliki keinginan untuk mengakhiri hidup.

"Kita tidak pernah tahu bagaimana dampaknya bagi seseorang. Bisa jadi orang yang kita bully hari ini menjadi sosok sukses di masa depan. Nanti kita sendiri yang malu jika harus meminta bantuan pada orang tersebut," tuturnya.

Dalam sesi penutup, Ny. Wiendha memberikan pesan khusus kepada siswa yang mungkin pernah atau sedang mengalami bullying. Ia meminta mereka untuk tidak diam dan berani melaporkan jika perundungan sudah melibatkan kekerasan fisik atau pemaksaan. 

"Dengar ya, Nak, tubuh kalian itu berharga, diri kalian berharga. Kalau ada yang menyakiti secara fisik, jangan ragu untuk melapor pada guru, teman, atau orang tua," tegasnya.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Nasional6 jam lalu
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Nasional6 jam lalu
BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

Subang7 jam lalu
Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

Subang7 jam lalu
Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Subang7 jam lalu
Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Lifestyle10 jam lalu
Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Nasional11 jam lalu
Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Lifestyle11 jam lalu
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Nasional11 jam lalu