Pohon Tumbang Hantam Dua Motor di Subang, Satu Pengendara Alami Patah Kaki

PASUNDANEKSPRES.ID - Hujan deras yang mengguyur wilayah Subang sejak pagi hingga sore hari mengakibatkan sebuah pohon berukuran besar tumbang di ruas Jalan Provinsi yang menghubungkan Jalancagak dengan Wanayasa, Purwakarta.
Peristiwa tumbangnya pohon beserta akarnya tersebut terjadi di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Jazudin, membenarkan insiden pohon tumbang di jalur provinsi tersebut yang mengakibatkan dua sepeda motor tertimpa.
"Iya benar kemarin sore sekitar pukul 17.00 WIB terjadi pohon tumbang dan menimpa 2 pengendara motor yang sedang melintas di TKP," ujar Udin, Kamis (22/1/2026) malam.
Akibat kejadian tersebut, satu orang korban atas nama Hendra Kurniawan Halim (49), warga Kampung Warung Asem, Desa/Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, mengalami patah tulang pada kaki sebelah kiri.
"Korban sempat dilarikan ke RSUD Ciereng Subang sebelum akhirnya dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung karena lukanya cukup parah," katanya.
Sementara itu, dua korban lainnya merupakan perempuan, yakni Neng Wina Fitaloka (26), warga Kampung Rancamedang, Desa Bojongloa, Kecamatan Kasomalang, serta Sri Lidya (25), warga Kampung Cibenda, Desa Batusari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang.
"Kedua korban perempuan tersebut mengalami luka ringan dan dilarikan ke klinik Medika Tambakan," ucapnya.
"Sementara itu, untuk kendaraan para korban mengalami rusak berat akibat tertimpa pohon besar tersebut," ujarnya.
Udin menjelaskan bahwa tumbangnya pohon tersebut dipicu oleh angin kencang yang menyebabkan pohon roboh hingga tercabut bersama akarnya.
"Faktor utama pohon tumbang akibat angin kencang dan hujan yang sangat deras selama seharian serta kondisi akar pohon tersebut yang sudah rapuh," ungkapnya.
Peristiwa pohon tumbang itu menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah terhenti hampir selama dua jam karena batang pohon melintang menutup badan jalan.
"Pihak BPBD bersama TNI-Polri dibantu warga setempat melakukan evakuasi pohon tumbang tersebut agar arus lalu lintas bisa kembali normal. Proses evakuasi sendiri berlangsung selama 2 jam," ucapnya.
Kalak BPBD Subang mengimbau masyarakat, terutama para pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah hujan deras disertai angin kencang, serta disarankan berhenti dan mencari tempat berteduh demi keselamatan.
"Mohon waspada dan hati-hati saat berkendara karena sepanjang jalur di wilayah Subang selatan sangat rawan pohon tumbang saat hujan turun dan angin kencang, usahakan lebih baik berteduh di rumah warga untuk sementara," katanya.
