Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Program Ketahanan Pangan Desa Margahayu di Subang Merugi, Akibat Serangan Hama Tikus

D
Dadan RamdanEditor: Dede
|05:57 WIB
Bagikan:
Program Ketahanan Pangan Desa Margahayu di Subang Merugi, Akibat Serangan Hama Tikus
Pengurus BUMDes Desa Margahayu Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang saat panen padi di area sawah dalam program ketahanan pangan.(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Program Ketahanan Pangan yang dilaksanakan oleh BUMDes Margahayu Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang mengalami kerugian, akibat adanya serangan hama tikus di area sawah yang BUMDes kelola.

Hal tersebut disampaikan Ketua BUMDes Desa Margahayu Ono Suharno kepada pasundan ekspres, Selasa, (23/9/2025).

Program ketahanan pangan Desa Margahayu menanam padi varieras Ciherang di area sawah seluas 14.000 M2, dengan status sewa lahan seharga Rp 15 juta.

Kemudian biaya produksi dari mulai pengolahan sawah, pemeliharaan hingga panen menghabiskan biaya sebesar Rp 43 jutaan, jadi total modal sebesar Rp 58 juta.

Sementara hasil produksi atau panen dari luas area tanam itu sebesar 8 ton, dengan harga jual Rp 6500/kg, dengan demikian pendapatan BUMDes sebesar Rp 52 juta sedangkan modal Rp 58 juta, sehingga merugi Rp 6 juta.

"Karena diserang hama tikus produksi tidak sesuai dengan perhitungan, jadinya Bumdes rugi sekitar 6 juta an," kata Ono.

Ono mengatakan, bila tanaman padi tidak terkena serangan hama tikus, maka hasil produksi padi bisa mencapai 10 ton, dikalikan harga Rp 6500/kg maka akan menghasilkan Rp 65 jutaan.

"Kalau normal produksinya 10 ton, kita masih bisa untung Rp 7 jutaan," tuturnya.

Kepala Desa Margahayu H. Main Permana menyampaikan, pihaknya telah melaksanakan program ketahanan pangan itu sesuai intruksi pusat, dengan memilih tanam padi, namun kondisi serangan tikus membuat kerugian.

"Mungkin nanti kita akan pertimbangkan kembali mau tanam apa kedepannya, biar jalan kembali program ketahanan pangan ini," pungkasnya.(dan/ded)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional2 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional2 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional2 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang4 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat4 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang5 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle6 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle7 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle7 jam lalu