Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Rebutan Penumpang di Jalur Pantura, Sopir Elf Geruduk Primajasa: Pendapatan Anjlok, Persaingan Memanas

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|10:00 WIB
Bagikan:
Rebutan Penumpang di Jalur Pantura, Sopir Elf Geruduk Primajasa: Pendapatan Anjlok, Persaingan Memanas
Seorang Supir Elf Hadang Bus Primajasa: di Daerah Sukamandi Kabupaten Subang - Foto Screnshots Instagram

PASUNDANEKSPRES.ID - Puluhan pengemudi angkutan umum Sopir Elf menggelar aksi demonstrasi di depan kantor PO Primajasa di kawasan Pasar Sukamandi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026). Aksi ini dipicu oleh menurunnya pendapatan para sopir yang mereka nilai sebagai dampak dari persaingan tidak sehat dengan armada bus di jalur yang sama.

Sopir Elf Geruduk Primajasa

Dalam aksi tersebut, para sopir elf menyampaikan keluhan bahwa bus milik perusahaan tersebut kini turut mengangkut penumpang jarak dekat. Padahal, segmen tersebut selama ini menjadi pasar utama bagi angkutan elf yang beroperasi di wilayah Pantura. Kondisi ini disebut membuat pendapatan harian mereka merosot tajam dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah pengemudi mengungkapkan, fenomena ini bukan kali pertama terjadi. Aksi serupa sebelumnya juga sempat berlangsung di wilayah Cikampek dan Indramayu. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan persaingan antara angkutan elf dan bus telah meluas di sepanjang jalur Pantai Utara Jawa.

Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, para sopir mengaku kini kesulitan mendapatkan penumpang seperti sebelumnya. Penurunan jumlah penumpang berdampak langsung pada setoran harian yang harus mereka penuhi kepada pemilik kendaraan.

“Biasanya bisa narik penumpang tiap hari, sekarang sering kosong. Setoran juga jadi berat,” ujar salah satu pengemudi di lokasi aksi.

Para sopir juga menyoroti kondisi ekonomi keluarga yang semakin tertekan akibat turunnya pendapatan. Mereka menyebut kebutuhan sehari-hari kini semakin sulit dipenuhi, terutama bagi pengemudi yang menggantungkan penghasilan sepenuhnya dari aktivitas menarik penumpang.

Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian setempat dan berjalan relatif tertib. Meski demikian, para pengemudi berharap aksi ini dapat menjadi perhatian serius bagi pihak terkait.

Mereka mendesak pemerintah daerah dan perusahaan transportasi untuk segera mencari solusi yang adil. Salah satu tuntutan utama adalah pengaturan ulang trayek serta penertiban operasional angkutan agar tercipta persaingan usaha yang sehat. Para sopir menegaskan, tanpa langkah konkret, konflik serupa berpotensi terus berulang di berbagai daerah.

Berita Terbaru

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle20 menit lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline1 jam lalu
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional1 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Headline2 jam lalu
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Lifestyle2 jam lalu
600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional2 jam lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional3 jam lalu
Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Nasional3 jam lalu
Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Nasional4 jam lalu