Ribuan Pengunjung Padati Kampung Halaman Gubernur Jawa Barat, Ada Apa sih Disana?

SUBANG — Popularitas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut membawa dampak signifikan terhadap kampung halamannya di Lembur Pakuan, Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang. Sejak resmi menjabat, kawasan tersebut kini menjelma menjadi destinasi wisata baru yang ramai dikunjungi setiap hari.
Gubernur Jawa Barat
Lonjakan pengunjung terlihat signifikan, terutama saat akhir pekan. Ribuan wisatawan dari berbagai daerah memadati kawasan yang sebelumnya merupakan kampung biasa tersebut. Fenomena ini tak lepas dari daya tarik penataan wilayah yang unik dan sentuhan budaya khas Sunda yang kental.
Lembur Pakuan sendiri merupakan hasil pembangunan bertahap yang dilakukan Dedi Mulyadi sejak menjabat sebagai Bupati Purwakarta. Transformasi ini menjadi bentuk kontribusi terhadap kampung halaman yang kini berkembang menjadi desa wisata unggulan di Subang.
Secara visual, kawasan ini menawarkan suasana kampung yang tertata rapi dan bersih. Infrastruktur jalan telah diaspal mulus lengkap dengan marka jalan serta lampu penerangan khas yang tersusun simetris. Kebersihan lingkungan pun menjadi nilai tambah, dengan minimnya sampah di area publik.
Sejumlah bangunan ikonik turut memperkuat daya tarik Lembur Pakuan. Di antaranya Taman Bunisora dengan gapura menjulang tinggi, Bale Pamanah Rasa yang kerap menjadi pusat pertunjukan seni, serta pendopo dan rumah pribadi Dedi Mulyadi yang difungsikan untuk menerima tamu resmi.
Selain itu, hamparan sawah luas menjadi salah satu daya tarik utama yang viral di media sosial. Area persawahan ini dilengkapi saung-saung khas serta ornamen orang-orangan sawah unik. Jalan setapak yang membelah area tersebut sering dimanfaatkan pengunjung untuk berolahraga maupun berswafoto.
Setiap pekan, kawasan ini juga menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) yang semakin meningkatkan jumlah kunjungan. Dalam kegiatan tersebut, warga setempat menampilkan beragam kesenian tradisional seperti tutunggulan dan gamelan. Tak hanya itu, pelaku UMKM turut meramaikan dengan menjajakan kerajinan khas dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Dari sisi kuliner, pengunjung dimanjakan dengan ragam makanan tradisional seperti opak, ranginang, peuyeum ketan, telur asin, hingga sate maranggi. Beberapa sajian unik seperti goreng simeut atau belalang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Saat ini, pengembangan kawasan masih terus dilakukan, termasuk revitalisasi situ yang direncanakan menjadi destinasi tambahan di Lembur Pakuan. Dengan berbagai potensi tersebut, Lembur Pakuan kian mengukuhkan diri sebagai ikon wisata baru di Jawa Barat.
