Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

SMPN 1 Cisalak Borong Prestasi Festival Tunas Bahasa Ibu, Tiga Siswa Siap ke Tingkat Provinsi

H
Hadi MartadinataEditor: Asep
|22:41 WIB
Bagikan:
SMPN 1 Cisalak Borong Prestasi Festival Tunas Bahasa Ibu, Tiga Siswa Siap ke Tingkat Provinsi
Tujuh siswa SMPN 1 Cisalak berhasil meraih gelar juara (pinunjul) dalam berbagai kategori lomba, mulai dari biantara (pidato), sajak, maca jeung nulis aksara Sunda, hingga nembang pupuh.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Semangat untuk terus melestarikan bahasa Sunda kembali berkobar dari SMPN 1 Cisalak.

Sekolah yang terletak di Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, ini berhasil menorehkan prestasi gemilang pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Subang pada Kamis (21/8/2025).


Sebanyak tujuh siswa berhasil meraih gelar juara (pinunjul) dalam berbagai kategori lomba, mulai dari biantara (pidato), sajak, maca jeung nulis aksara Sunda, hingga nembang pupuh. Bahkan, tiga di antaranya berhak melaju ke tingkat Provinsi Jawa Barat untuk mewakili Kabupaten Subang.


Kepala SMPN 1 Cisalak, Ruhdin Hidayat, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut keberhasilan ini adalah buah kerja keras dan disiplin siswa, guru pembimbing, serta dukungan orang tua.


“Alhamdulillah, anak-anak kami kembali membawa harum nama sekolah. Mereka tidak hanya berprestasi di bidang akademik umum, tapi juga mampu menjaga identitas budaya kita melalui bahasa Sunda. Mohon doa dari semuanya, semoga di tingkat Provinsi nanti bisa meraih juara pertama,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres pada Sabtu (23/8/2025).


Berikut daftar siswa SMPN 1 Cisalak yang berhasil meraih penghargaan di FTBI tingkat Kabupaten Subang.

Dinda Salsa Nadia Pinunjul 1 Biantara Putri, Almaulhusna Pinunjul 1 Sajak Putri, Rafisqi Dikara Pinunjul 3 Sajak Putra, Tatang Supriatna Pinunjul 3 Maca jeung Nulis Aksara Sunda Putra, Tita Alya Septiani Pinunjul 1 Maca jeung Nulis Aksara Sunda Putri, Arizka Mesya Triyandini Pinunjul Harapan 3 Nulis Carita Pondok, Safana Auliaputri Pinunjul Harapan 2 Nembang Pupuh.


Dari ketujuh siswa tersebut, tiga nama yakni Dinda Salsa Nadia, Almaulhusna, dan Tita Alya Septiani dipastikan melaju ke tingkat Provinsi Jawa Barat.


Bagi para siswa, perjalanan menuju prestasi ini bukan hal yang mudah. Dinda Salsa Nadia, misalnya, harus mengasah kemampuan biantara (pidato dalam bahasa Sunda) dengan latihan intensif hampir setiap hari sepulang sekolah.


“Awalnya gugup, tapi karena sering berlatih dengan bimbingan guru, jadi terbiasa. Saya ingin membuktikan bahwa generasi muda tetap bisa mencintai bahasa Sunda,” ujar Dinda dengan penuh semangat.Sementara itu, Almaulhusna yang meraih juara pertama dalam kategori sajak putri, mengaku menemukan kepuasan tersendiri saat bisa mengekspresikan perasaan melalui puisi berbahasa Sunda. “Sajak itu bukan hanya soal lomba, tapi cara kita menyampaikan rasa dengan indah,” ucapnya.


Sedangkan Tita Alya Septiani, juara pertama maca jeung nulis aksara Sunda putri, menuturkan bahwa belajar aksara Sunda adalah tantangan tersendiri.

“Awalnya sulit karena belum terbiasa, tapi lama-lama jadi menyenangkan. Saya ingin anak-anak seusia saya tidak melupakan aksara Sunda,” katanya.


Di balik prestasi siswa, ada sosok guru pembimbing yang tekun mendampingi. Mereka tidak hanya melatih teknis berkompetisi, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap budaya Sunda.


Kepala sekolah Ruhdin Hidayat menegaskan bahwa SMPN 1 Cisalak selalu berkomitmen memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang sesuai minat dan bakat, termasuk dalam bidang seni budaya.


“Kami percaya setiap anak punya potensi unik. Tugas sekolah adalah membuka jalan agar potensi itu bisa berkembang. Prestasi di FTBI ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan tersebut berhasil,” ujarnya.


Kini, harapan besar tertuju pada tiga siswa yang akan bertanding di tingkat Provinsi Jawa Barat. Kepala SMPN 1 Cisalak berharap dukungan doa dan motivasi dari masyarakat Subang agar anak-anak tersebut tampil maksimal.


“Bagi kami, bisa mewakili Kabupaten Subang saja sudah menjadi kebanggaan. Tapi tentu saja, target kami adalah juara di tingkat provinsi,” tegas Ruhdin.


Menurut Ruhdin, keikutsertaan siswa SMPN 1 Cisalak dalam FTBI bukan hanya sekadar mengejar prestasi, tetapi juga bagian dari komitmen untuk melestarikan budaya Sunda.


“Bahasa adalah identitas. Kalau bahasa kita hilang, maka hilang pula sebagian jati diri kita. Karena itu, kami ingin siswa mencintai bahasa Sunda dengan cara yang menyenangkan, salah satunya melalui ajang FTBI,” katanya.


Prestasi SMPN 1 Cisalak di ajang FTBI Kabupaten Subang tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri, bukan hanya bagi sekolah, tetapi juga masyarakat Cisalak dan Subang secara keseluruhan.


“Insya Allah, dengan dukungan semua pihak, anak-anak kita bisa lebih percaya diri, berprestasi, dan tetap membumi dengan identitas Sundanya,” pungkas Ruhdin.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang6 menit lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang6 menit lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga51 menit lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle1 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang1 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle1 jam lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang2 jam lalu
Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Lifestyle2 jam lalu
Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Olahraga3 jam lalu