Subang Melejit! Jadi Magnet Investor dan Pilar Ekonomi Masa Depan Jawa Barat

SUBANG - Kabupaten Subang semakin memperkukuh posisinya sebagai tulang punggung ekonomi masa depan Jawa Barat. Hal ini mengemuka dalam audiensi antara Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, dengan Badan Pengelola Kawasan Rebana di Rumah Dinas Bupati pada Rabu (8/4).
Pertemuan strategis tersebut membahas transformasi Subang sebagai pusat industri utama dalam koridor ekonomi Rebana yang kini menjadi primadona bagi para investor.
Kepala Badan Pengelola Kawasan Rebana, Helmy Yahya, mengungkapkan bahwa dari tujuh wilayah yang masuk dalam kawasan metropolitan Rebana, Subang menjadi daerah yang paling diminati oleh investor.
“Dari tujuh kabupaten/kota, Subang paling banyak diminati oleh investor. Pengembangan koridor ekonomi ini adalah inovasi pertama di Indonesia yang dikelola secara terintegrasi melalui badan pengelola metropolitan,” ujar Helmy.
Ia menegaskan bahwa pertumbuhan Subang harus dibangun secara terstruktur (by design), bukan berkembang secara organik semata, agar dampak ekonominya bisa dirasakan secara berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah untuk mendukung program strategis Rebana. Ia menekankan pentingnya menjaga iklim investasi yang kondusif melalui kolaborasi lintas sektor.
“Secara prinsip, kami berkolaborasi dengan instansi vertikal untuk betul-betul menjaga kondusivitas wilayah. Dukungan kami terhadap program Rebana adalah harga mati demi pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Selain investasi, dua isu krusial yang turut dibahas adalah konektivitas infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pemerintah Kabupaten Subang tengah mendorong percepatan pembangunan akses jalan tol menuju Pelabuhan Patimban sebagai urat nadi logistik kawasan.
Dalam hal ketenagakerjaan, Kang Rey berharap adanya peran aktif BP Rebana untuk memastikan SDM lokal dapat terserap secara optimal melalui berbagai program afirmasi, antara lain:
-
Link and Match: Kurikulum pendidikan diselaraskan dengan kebutuhan industri
-
Peningkatan Kualitas: Pelatihan khusus sesuai kebutuhan tenant industri
-
Serapan Tenaga Kerja: Prioritas bagi masyarakat lokal dalam peluang kerja baru
“Kami menanti agar Rebana ini bisa secepatnya berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Subang,” pungkasnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan Deklarasi Bersama Pengembangan Kawasan Rebana oleh Bupati Subang, menandai keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan kawasan ekonomi strategis tersebut.
