Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tak Mampu Berobat, Buruh Tani di Subang Dua Tahun Sakit Usai Dipatuk Ular

H
Hadi MartadinataEditor: Dede SM
|05:55 WIB
Bagikan:
Tak Mampu Berobat, Buruh Tani di Subang Dua Tahun Sakit Usai Dipatuk Ular
Junaedi (46), buruh tani asal Desa Tenjolaya, Kecamatan Kasomalang, terpaksa menahan sakit selama dua tahun akibat patukan ular gibug.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Junaedi (46), buruh tani asal Desa Tenjolaya, Kecamatan Kasomalang, terpaksa menahan sakit selama dua tahun akibat patukan ular gibug, karena keterbatasan ekonomi membuatnya tak mampu melanjutkan pengobatan.

Akibat patukan tersebut, kondisi tangan Junaedi mengalami kerusakan serius dan hingga kini belum pulih.

Ia sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif selama 70 hari di RS Hasan Sadikin Bandung, termasuk tindakan cangkok kulit dari bagian perut. Namun, hasil perawatan belum menunjukkan perkembangan berarti.

Keterbatasan biaya membuat Junaedi tidak dapat melanjutkan pengobatan. Kondisi itu memaksanya hanya beristirahat di rumah dan menahan rasa sakit, sekaligus kehilangan mata pencaharian sebagai buruh tani.

“Saya sangat menderita. Tidak bisa bekerja seperti dulu, sekarang hanya bisa berbaring dan menahan sakit,” ujar Junaedi kepada Pasundan Ekspres, Selasa (6/1/2025).

Saat ini, kebutuhan keluarga sepenuhnya bergantung pada sang istri, Sukaesih, yang bekerja serabutan dengan penghasilan sekitar Rp50 ribu per hari. Pasangan ini memiliki tiga anak, satu di antaranya masih duduk di bangku MI kelas V.

“Penghasilan istri tidak menentu, sementara anak masih sekolah,” tuturnya.

Junaedi berharap ada perhatian dan bantuan dari pihak terkait agar dirinya dapat kembali berobat dan pulih. “Saya hanya ingin sembuh dan bisa bekerja lagi,” katanya.

Kondisi Junaedi kini membutuhkan penanganan lanjutan serta dukungan berbagai pihak agar beban ekonomi dan kesehatannya dapat teratasi. (hdi/ded)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional10 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional10 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional10 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang12 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat12 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang12 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle13 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle14 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle14 jam lalu