Tanggul Tak Mampu Menahan Arus, Air Sungai Cipunagara Meluap Rendam Permukiman Pamanukan

SUBANG – Debit air Sungai Cipunagara di wilayah Kedung Gede Kaler, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, mulai melampaui batas pada Rabu. Peningkatan volume air yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir membuat pondasi tanggul tak lagi mampu menahan derasnya arus sungai.
Akibatnya, air Sungai Cipunagara meluap keluar dari tanggul dan mengalir menuju permukiman warga di sekitarnya. Sejumlah rumah dilaporkan mulai tergenang dengan ketinggian air yang bervariasi, terutama di wilayah yang berada paling dekat dengan bantaran sungai.
Luapan air tersebut berdampak langsung pada aktivitas warga. Sejumlah warga terpaksa membatasi kegiatan di luar rumah, sementara sebagian lainnya mulai mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi guna menghindari kerusakan akibat rendaman air.
Kekhawatiran warga kian meningkat seiring belum surutnya debit Sungai Cipunagara. Hingga kini, aliran air masih terpantau tinggi dan berpotensi terus bertambah apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Warga berharap adanya langkah cepat dan konkret dari pihak terkait untuk mengantisipasi meluasnya dampak banjir. Penanganan tanggul serta upaya pengendalian debit air dinilai mendesak guna mencegah banjir yang lebih besar.
Hingga berita ini diturunkan, warga Kedung Gede Kaler masih bersiaga dan terus memantau perkembangan kondisi Sungai Cipunagara, sambil bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.
