Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Terlupakan dan Nyaris Hilang, Benarkah Subang Menyimpan Jejak Majapahit? Ini Fakta Situs Gurudug

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|15:00 WIB
Bagikan:
Terlupakan dan Nyaris Hilang, Benarkah Subang Menyimpan Jejak Majapahit? Ini Fakta Situs Gurudug
Kerajaan Majapahit berdiri pada tahun 1293 M, didirikan oleh Raden Wijaya setelah runtuhnya Kerajaan Singhasari - gambar.studyinca.ac.id/kerajaan-majapahit

PASUNDANEKSPRES.ID - Jejak peradaban kuno di Kabupaten Subang ternyata menyimpan cerita panjang yang belum banyak diketahui publik ini fakta situs gurudug. Di balik citranya sebagai daerah agraris dan industri, Subang menyimpan peninggalan sejarah yang diyakini berasal dari masa ratusan tahun silam. Salah satu yang paling menarik adalah Situs Megalitik Gurudug, situs kuno yang hingga kini masih minim perhatian.

Lokasi Situs Gurudug

Situs Gurudug berada di sekitar aliran Sungai Ciasem, tepatnya di Desa Situsari, Kecamatan Dawuan. Lokasinya cukup strategis karena tidak jauh dari Lembur Pakuan, kediaman Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Meski demikian, keberadaan situs ini masih jarang tersentuh kajian mendalam.

Kepercayaan Masyarakat Sekitar

Di kalangan warga setempat, berkembang kepercayaan bahwa Situs Gurudug merupakan makam Eyang Gurudug. Tokoh ini diyakini hidup pada era Kerajaan Majapahit, tepatnya pada masa pemerintahan Raja Brawijaya. Informasi ini diperoleh dari penuturan Mang Dahlun, seorang penggiat sejarah Subang, karena saat kunjungan dilakukan, juru kunci situs tidak berada di lokasi.

Jejak dalam Catatan Sejarah Kolonial

Menariknya, cerita lisan masyarakat ternyata memiliki benang merah dengan sumber tertulis. Sejarawan Belanda, François Valentijn, dalam karyanya Oud en Nieuw Oost-Indiën yang ditulis pada abad ke-18, mencatat sejumlah desa di sekitar Sungai Ciasem. Salah satu desa yang disebut adalah Groodak, yang diduga memiliki keterkaitan dengan Kampung Gurudug pada masa kini.

Penelusuran Peneliti Eropa

Selain Valentijn, Subang juga pernah menjadi perhatian peneliti Eropa lainnya. Dr. Salomon Müller, seorang naturalis dan peneliti peninggalan kuno, pernah meneliti wilayah Subang, khususnya daerah Cisalak. Ia mencatat keberadaan punden berundak, arca, serta sisa-sisa benteng pertahanan yang menunjukkan adanya peradaban lama di kawasan tersebut.

Dalam catatannya, Müller juga bertemu dengan Raden Rangga Martayuda, Demang Batusirap, wilayah administratif lama yang kini meliputi Cisalak dan Tanjungsiang. Dari pertemuan itu terungkap informasi mengenai sejumlah nagara atau desa kuno yang disebut telah hilang, seperti Nagara Dhomas, Nagara Tandjong Singa, Nagara Pariju, dan Nagara Djati Nangor.

Warisan Besar yang Terancam Terlupakan

Rangkaian fakta ini menunjukkan bahwa Subang menyimpan warisan sejarah yang sangat berharga. Namun, keterbatasan penelitian dan minimnya eksposur membuat banyak jejak peradaban kuno belum tergali secara maksimal. Tanpa perhatian serius dari peneliti, pemerintah, dan masyarakat, situs-situs bersejarah seperti Gurudug dikhawatirkan akan rusak atau bahkan hilang

Berita Terbaru

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional4 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta4 jam lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang4 jam lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang5 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga6 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional6 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle6 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang6 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle6 jam lalu