Terobos Hujan dan Genangan, Ketua DPRD Subang Turun Langsung Pantau Banjir Pantura

SUBANG - Hujan yang tak kunjung reda tidak menyurutkan langkah pimpinan Ketua DPRD Subang untuk turun langsung ke tengah warga pesisir utara (Pantura) yang terdampak banjir. Pada Rabu (28/1/2026), Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana, meninjau sejumlah titik yang terdampak paling parah guna memastikan kondisi masyarakat yang terjepit banjir.
Didampingi jajaran legislatif, Victor menyusuri gang-gang sempit di Desa Pusakajaya dan Desa Pusakaratu. Peninjauan kemudian berlanjut ke wilayah yang kerap menjadi “langganan” banjir di Kecamatan Pamanukan, tepatnya di Desa Mulyasari dan Pamanukan Hilir.
Dalam kunjungannya, Victor tidak hanya memantau dari pinggir jalan raya. Ia masuk langsung ke pemukiman warga untuk melihat kondisi rumah-rumah yang terendam air. Sambil menyerahkan bantuan sembako secara estafet, Victor juga berdialog akrab dengan masyarakat yang tengah berupaya menyelamatkan harta benda mereka.
“Kami ingin memastikan bahwa suara warga didengar langsung di lokasi, bukan hanya melalui laporan di atas meja. Melihat langsung kondisi di lapangan memberikan kami perspektif yang jauh lebih kuat untuk mendesak solusi nyata,” ujar Victor di sela-sela peninjauan.
Sepanjang pemantauan, Victor tampak saksama menyimak berbagai keluhan warga, mulai dari kerusakan perabotan rumah tangga hingga sulitnya mendapatkan akses air bersih. Kunjungan tersebut pun menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan agar banjir tidak lagi menjadi bencana tahunan di wilayah Pantura.
Bagi pimpinan DPRD Subang, peninjauan lapangan ini menjadi modal penting untuk memetakan titik-titik krusial sumbatan drainase. Data lapangan yang dikumpulkan akan divalidasi untuk dibawa ke rapat bersama instansi teknis terkait serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Selain itu, aksi kemanusiaan ini juga bertujuan memastikan distribusi bantuan dasar tepat sasaran bagi warga yang paling membutuhkan.
Victor menegaskan bahwa kehadirannya di tengah genangan air Pantura merupakan komitmen untuk mengawal penanganan banjir hingga tuntas. Ia memastikan DPRD Subang tidak akan berhenti bekerja setelah air surut.
“Kunjungan ini bukan seremonial. Aspirasi yang kami jemput hari ini akan menjadi prioritas dalam pembahasan anggaran dan kebijakan infrastruktur ke depan. Rakyat Pantura berhak atas rasa aman,” pungkasnya.
