Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tiang Zaman Belanda Berdiri di Tengah Trotoar, Wajah Kusam Penataan Kota Subang Akhirnya Terkuak

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|10:20 WIB
Bagikan:
Tiang Zaman Belanda Berdiri di Tengah Trotoar, Wajah Kusam Penataan Kota Subang Akhirnya Terkuak
TIANG LISTRIK BESAR DI TENGAH TROTOAR | SAMPAH MENUMPUK DI TAMAN | KDM ROASTING BUPATI REY - YOUTUBE KANG DEDI MULYADI CHANNEL

SUBANG – Sebuah tiang besi tua berdiri kokoh di tengah trotoar kawasan Taman Pemda Subang, seolah menjadi saksi bisu kelalaian penataan kota subang selama puluhan tahun. Ironisnya, tiang peninggalan era kolonial Belanda itu berada tepat di jalur strategis jalan provinsi arah Bandung–Kalijati, kawasan yang seharusnya menjadi etalase wajah Kabupaten Subang.

Hasil penelusuran di lapangan mengungkap, tiang tersebut merupakan aset lama milik PTPN yang dahulu digunakan sebagai jaringan pendukung Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cinangling. Seiring waktu, jaringan itu tidak lagi berfungsi, namun keberadaannya dibiarkan terbengkalai hingga puluhan tahun, bahkan menancap di tengah jalur pejalan kaki.

“Ini aset lama dari zaman PLTA Cinangling. Sudah tidak berfungsi, tapi belum pernah ditertibkan,” ungkap salah satu perwakilan PTPN saat pengecekan langsung di lokasi.

Kondisi tersebut menuai keprihatinan. Kabel tua terlihat masuk ke pepohonan, sementara tiang besi menjadi penghalang trotoar yang membahayakan pejalan kaki. Tak sedikit warga mempertanyakan mengapa infrastruktur mati seperti ini bisa luput dari perhatian, meski telah berganti bupati hingga beberapa kali.

Sorotan tak berhenti di situ. Kawasan Taman Pemda Subang yang seharusnya menjadi ruang publik justru tampak semrawut. Sampah berserakan, fasilitas taman rusak, patung bersejarah tergeletak tak terurus, hingga pedagang yang menempati trotoar jalan provinsi.

Dalam peninjauan tersebut, petugas langsung melakukan penertiban secara persuasif. Lapak pedagang di trotoar dibongkar dengan pendekatan humanis. Bahkan, pedagang tetap diberi kesempatan berjualan sementara serta mendapatkan bantuan sebagai bentuk empati.

Pembongkaran tiang tua pun dipastikan akan segera dilakukan. Namun, karena berstatus aset negara, prosesnya harus mengikuti prosedur. Material besi dan kabel akan diamankan dan dikembalikan ke PTPN. Pemerintah menegaskan, pembongkaran akan dilakukan oleh tenaga ahli agar tidak menimbulkan risiko.

Penataan kawasan ini menjadi bagian dari rencana besar penataan Kota Subang pada 2026. Pemerintah berencana membangun trotoar representatif, halte modern, penerangan jalan, bangku taman, hingga ruang publik yang ramah pejalan kaki.

“Kawasan ini harus berubah. Bukan sekadar dibersihkan, tapi ditata ulang agar menjadi kebanggaan warga Subang,” tegas salah satu pejabat di lokasi.

Tak hanya infrastruktur, aset sejarah seperti patung tokoh perkebunan peninggalan masa kolonial juga akan ditata ulang dan ditempatkan di lokasi yang lebih layak agar memiliki nilai edukatif dan estetika.

Penataan ini diharapkan menjadi titik balik wajah Kota Subang. Bukan hanya indah di jalur luar kota, tetapi juga tertata rapi di jantung kota. Sebab, wajah daerah bukan ditentukan oleh baliho atau slogan, melainkan oleh trotoar yang ramah, taman yang hidup, dan ruang publik yang benar-benar dirawat

Berita Terbaru

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional3 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta4 jam lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang4 jam lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang4 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga5 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional5 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle6 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang6 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle6 jam lalu