Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Pertanyakan Manfaat Ekonomi, Tebu Dinilai Kurang Cocok di Subang Selatan

H
Hadi MartadinataEditor: Asep
|19:00 WIB
Bagikan:
Warga Pertanyakan Manfaat Ekonomi, Tebu Dinilai Kurang Cocok di Subang Selatan
Lahan di wilayah Subang Selatan yang memiliki cuaca sejuk dan berada di dataran tinggi dinilai tidak cocok untuk tanaman tebu.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Program pembibitan tebu yang saat ini berlangsung di wilayah Subang Selatan kembali menjadi sorotan. Selain memunculkan pertanyaan mengenai waktu pemindahan bibit ke lokasi penanaman, kesesuaian lahan untuk pengembangan komoditas tebu juga mulai dipertanyakan.

Kepala UPTD Pertanian Jalancagak, Tatang, mengatakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan di lapangan, kondisi geografis Subang Selatan dinilai kurang ideal untuk budidaya tanaman tebu dalam skala luas.

Menurutnya, tanaman tebu umumnya tumbuh lebih optimal di wilayah dataran yang lebih panas dibandingkan kawasan Subang Selatan yang memiliki suhu relatif lebih sejuk.

"Berdasarkan hasil survei di lapangan, untuk tanaman tebu di wilayah Subang Selatan memang agak kurang cocok. Tanaman tebu biasanya berkembang baik di daerah yang lebih panas, seperti Kecamatan Purwadadi dan Kecamatan Cipunagara," ucap Tatang, Rabu (15/7/2026). 

Ia menjelaskan, faktor iklim dan karakteristik lahan menjadi salah satu penentu utama keberhasilan budidaya tebu. Karena itu, pemilihan lokasi tanam harus mempertimbangkan aspek teknis agar produktivitas tanaman dapat maksimal. 

Meski demikian, Tatang menegaskan bahwa program pembibitan tebu yang saat ini berlangsung bukan merupakan kegiatan yang berada di bawah kewenangan UPTD Pertanian Jalancagak. Program tersebut merupakan kerja sama antara PTPN dan PT BMN sebagai bagian dari program pemerintah pusat.

Terkait banyaknya pertanyaan masyarakat mengenai kapan bibit tebu yang saat ini berada di lokasi pembibitan akan dipindahkan ke lahan penanaman, Tatang mengaku belum memperoleh informasi resmi. 

"Untuk sementara terkait pemindahan bibit, saya belum mengetahui kapan akan dipindahkan, karena ini merupakan kegiatan program pusat yang bekerja sama antara pihak PTPN dengan PT BMN," katanya kepada Pasundan Ekspres.

Pembibitan Tebu di Kawasan Subang Selatan

Di sisi lain, keberadaan pembibitan tebu di kawasan Subang Selatan juga memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Salah seorang warga, Yuli, mengaku masih menunggu kejelasan mengenai kelanjutan program tersebut.

Menurutnya, masyarakat ingin memperoleh informasi yang lebih terbuka mengenai tujuan pembibitan, lokasi penanaman, hingga dampak program terhadap sektor pertanian di wilayah Subang Selatan. 

"Kami berharap ada penjelasan kepada masyarakat mengenai kelanjutan program ini, termasuk kapan bibit dipindahkan dan bagaimana manfaatnya bagi petani," ujar Yuli.

Program pengembangan tebu di Subang Selatan sendiri sebelumnya telah menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat dan Bupati Subang. Selain mempertanyakan kesesuaian lahan, sebagian masyarakat juga berharap pengembangan komoditas baru tidak menggeser potensi unggulan daerah, terutama tanaman nanas yang selama ini menjadi salah satu identitas sekaligus penggerak ekonomi masyarakat Subang Selatan.

Adanya hasil survei yang menyebutkan karakteristik wilayah Subang Selatan kurang sesuai untuk tanaman tebu, masyarakat berharap pemerintah maupun pihak pelaksana program dapat memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai kajian teknis yang menjadi dasar pelaksanaan program tersebut. 

Selain itu, transparansi mengenai tahapan program, termasuk jadwal pemindahan bibit dan lokasi penanamannya, dinilai penting agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta13 menit lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang33 menit lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang53 menit lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang53 menit lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga1 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional1 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle2 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang2 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle2 jam lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang2 jam lalu