Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Produksi Susu di Bandung Barat Capai 61.165 Ton

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|23:50 WIB
Bagikan:
Produksi Susu di Bandung Barat Capai 61.165 Ton
KUNJUNGAN: Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat saat kunjungan ke Peternakan Sapi perah di Lembang. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Kebiasaan mengonsumsi susu secara rutin dinilai penting untuk meningkatkan kecerdasan sekaligus mencegah stunting, terutama pada anak-anak dan ibu hamil. Selain kaya nutrisi, sumber pangan hewani tersebut juga berperan besar dalam mendukung pertumbuhan tulang, perkembangan otak, serta daya tahan tubuh.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Slamet Wahjuningrat mengatakan susu hewani menjadi salah satu sumber gizi penting karena mengandung protein, kalsium, dan vitamin D yang dibutuhkan tubuh. "Susu sangat baik untuk pertumbuhan tulang, meningkatkan kecerdasan, dan mencegah kekurangan gizi yang bisa menyebabkan stunting," ujar Slamet mewakili Kepala Dispernakan KBB Wiwin Apriani, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, susu hewani berasal dari berbagai jenis ternak seperti sapi, kambing, kerbau, unta, dan domba. Di Bandung Barat, produksi susu terutama berasal dari sapi perah dan kambing perah.

Slamet menyebutkan, populasi sapi perah di KBB mencapai 26.000 ekor pada 2025, dengan produksi susu sekitar 61.165 ton pada tahun yang sama. Peternakan sapi perah berkembang pesat karena kondisi geografis Bandung Barat yang didominasi wilayah dataran tinggi dengan suhu sejuk. Sentra peternakan sapi perah tersebar di sejumlah kecamatan seperti Lembang, Parongpong, Cisarua, Ngamprah, dan Gunung Halu.

Selain susu sapi, potensi susu kambing juga dinilai cukup menjanjikan. Susu kambing memiliki kandungan nutrisi yang mendekati air susu ibu (ASI) dan lebih mudah dicerna karena ukuran molekul lemaknya lebih kecil.

Pengembangan kambing perah di Bandung Barat saat ini tersebar di Kecamatan Cisarua, Cikalong Wetan, Sindangkerta, Cipongkor, Saguling, Gunung Halu, dan Rongga. Pemerintah daerah berharap produksi susu kambing dan produk olahannya dapat meningkat untuk mendukung ketahanan pangan daerah. "Susu kambing kaya protein, lemak, kalsium, fosfor, serta vitamin A, D, dan B12. Meski manfaatnya besar, konsumsi susu kambing masih belum sepopuler susu sapi," kata Slamet.

Pemerintah daerah berharap peningkatan produksi susu dapat memperkuat pasokan pangan hewani sekaligus membantu menekan angka stunting di Kabupaten Bandung Barat.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional9 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional10 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang10 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang11 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle11 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang11 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang11 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional11 jam lalu
Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Nasional12 jam lalu