Steve Ewon Pilih Fokus Jadi Kepala Desa, Gali Potensi Kembangkan Kampung Halaman

PASUNDANEKSPRES.ID - Nama Steve Ewon yang sempat menghiasi layar kaca sebagai presenter program satwa di salah satu stasiun televisi nasional kini mulai redup dan sosoknya tak lagi wara-wiri.
Steve Ewon dikenal publik berkat aksi-aksi menantangnya bersama hewan, terutama hewan buas. Saat berinteraksi dengan hewan, ia kerap menghipnotisnya. Ya, hewannya dihipnotis untuk menuruti kemauan Ewon!.
Usai menghilang dari program televisi, pria yang bernama asli Yanto bin Surya itu saat ini fokus menjalankan tugas baru sebagai kepala desa. Steve Ewon diamanahi jabatan Kepala Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sejak 2019.
Bukan tanpa alasan, dia meninggalkan dunia hiburan karena sudah bertekad ingin mengabdi untuk kampung halamannya.
Ewon memang punya kecintaan teramat besar pada dunia satwa dan alam. Dulu ia sempat memelihara 12 ular sanca kembang, dua ular kobra, musang, kelelawar besar hingga buaya yang semuanya disimpan di pekarangan rumahnya.
Semua ular peliharaannya itu ditempatkan di sebuah kandang khusus berbentuk kotak dengan sebuah kaca yang juga berfungsi sebagai lemari pajangan agar bisa dilihat siapapun.
Namun kini Ewon tak memiliki satupun hewan peliharaan. Hal itu seolah bertentangan dengan hati nuraninya. Sebab hewan yang ia pelihara punya habitat dan kehidupannya sendiri. "Sekarang sudah nggak ada, karena secara hati nurani sebetulnya 'ngapain pegang ular', ternyata saya butuh eksistensi dan pengakuan," kata Ewon kepada Pasundan Ekspres, Rabu (22/10/2025).
Saat ini, Ewon memilih fokus pada perannya sebagai kepala desa. Namun ia tak menutup kemungkinan bakal kembali kepada profesi yang melambungkan namanya sampai bisa mengemban amanah sebagai kepala desa. "Rencana balik lagi ke dunia sebelumnya, saya bilang kalau itu sebetulnya kemampuan. Jadi apapun profesi saya saat ini, kemampuan itu tidak akan hilang dan dunia yang saya geluti dulu tidak bisa dilupakan," kata Ewon.
Sebagai Kepala Desa Kertawangi, menurutnya banyak potensi di wilayahnya. Salah satu potensi yang kini di kembangkan di Desa Kertawangi yaitu Program BIG Farmer. "Program Big Farmer yang merupakan salah satu program unggulan Desa Wisata Kertawangi tersebut menawarkan eduwisata pertanian, peternakan hingga UMKM lokal dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam di desa itu, sehingga mampu menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(ijr/sep)
