Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Desa Pakuhaji Desak Pemkab Segera Perbaiki Jalan Rusak

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|09:14 WIB
Bagikan:
Warga Desa Pakuhaji Desak Pemkab Segera Perbaiki Jalan Rusak
JALAN RUSAK: Kondisi jalan kabupaten di Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, rusak parah dipenuhi lubang menganga di berbagai titik, dan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Kondisi jalan kabupaten di Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, kembali menuai sorotan. Akses vital yang setiap hari dilalui warga itu kini rusak parah, dipenuhi lubang menganga di berbagai titik, dan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan yang cukup masif disebut telah memicu banyak kecelakaan. Warga mengaku insiden pengendara terjatuh kerap terjadi, terutama pada malam hari saat minim penerangan.

Marlia (46), salah satu warga, mengatakan kejadian tersebut sudah seperti pemandangan sehari-hari. "Kecelakaan sudah sering terjadi. Kami warga juga sering melihat bahkan membantu pengendara yang jatuh dari motor," ujarnya.

Ironisnya, jalan tersebut merupakan jalur penghubung penting menuju Kecamatan Cisarua, yang menopang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga setiap hari. Kondisi rusak juga berdampak pada sektor pariwisata di Pakuhaji, karena wisatawan enggan melintas akibat buruknya akses jalan.

Kepala Desa Pakuhaji Membenarkan Kondisi Jalan Tersebut

Kepala Desa Pakuhaji, Heni Wartini, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut sekitar 60 persen badan jalan mengalami kerusakan, dengan lubang yang cukup dalam dan membahayakan. "Benar, jalan di sebelah utara kantor desa mengalami kerusakan parah. Banyak lubang dalam yang sangat berisiko bagi pengguna jalan," jelasnya.

Menurutnya, kerusakan ini tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga menghambat perekonomian warga, terutama dalam distribusi hasil pertanian.

Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk segera turun tangan. Mereka berharap perbaikan tidak lagi ditunda, sebelum kerusakan ini menelan lebih banyak korban.

Jika dibiarkan berlarut, jalan rusak ini bukan lagi sekadar persoalan infrastruktur, melainkan telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Tiga Terdakwa Penjual Tanah Negara Divonis Tiga Tahun Penjara, Jaksa Subang Masih Pertimbangkan Putusan Hakim

Tiga Terdakwa Penjual Tanah Negara Divonis Tiga Tahun Penjara, Jaksa Subang Masih Pertimbangkan Putusan Hakim

Headline10 menit lalu
Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional11 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional11 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline11 jam lalu
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang13 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat13 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang13 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle14 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle15 jam lalu