Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

5 Fakta Tragedi Ledakan di Garut yang Tewaskan 13 Orang saat Proses Pemusnahan Amunisi TNI

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|09:57 WIB
Bagikan:
5 Fakta Tragedi Ledakan di Garut yang Tewaskan 13 Orang saat Proses Pemusnahan Amunisi TNI
Ilustrasi Ledakan saat Pemusnahan Amunisi di Garut Tewaskan 11 Orang

Garut – Ledakan hebat terjadi saat proses pemusnahan amunisi di kawasan Garut, Jawa Barat, pada Senin pagi (12/5), yang menyebabkan 13 orang meninggal dunia, termasuk sejumlah warga sipil.

Insiden tersebut menimbulkan pertanyaan publik terkait kehadiran warga sipil di lokasi militer, serta menyoroti penerapan prosedur operasional standar (SOP) dalam kegiatan pemusnahan amunisi.

TNI Angkatan Darat menegaskan bahwa kegiatan itu dilakukan di lokasi yang selama ini memang digunakan secara rutin untuk pemusnahan senjata.

Berikut rangkuman fakta penting terkait peristiwa nahas tersebut:

1. Kronologi Ledakan

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Wahyu Yudhayana, menjelaskan bahwa peledakan dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB oleh personel Gudang Pusat Munisi III Pusat Peralatan TNI AD.

Menurut Wahyu, seluruh prosedur pengecekan personel dan lokasi telah dilakukan sebelum pemusnahan berlangsung, dan dinyatakan dalam kondisi aman.

Amunisi dimasukkan ke dalam dua lubang sumur untuk dimusnahkan. Satu lubang tambahan disiapkan untuk menghancurkan detonator yang digunakan.

Namun, ledakan besar justru terjadi saat proses penghancuran detonator, yang diduga menjadi pemicu insiden tragis tersebut.

2. Korban Jiwa

Ledakan tersebut menewaskan 13 orang, terdiri dari empat personel militer dan sembilan warga sipil.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Pameungpeuk, namun pihak rumah sakit menyatakan seluruh korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat tiba di Instalasi Gawat Darurat.

“Tidak ada korban selamat yang dirawat. Semua korban yang dibawa ke RS sudah dalam keadaan meninggal,” ujar dr. Aziz Akhmad dari RSUD Pameungpeuk dalam wawancaranya.

3. Warga Diduga Mencari Sisa Logam

Pihak TNI menyatakan bahwa kehadiran warga sipil di sekitar lokasi diduga karena mereka biasa mencari sisa logam hasil ledakan yang memiliki nilai ekonomis.

Kapuspen TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, mengungkapkan bahwa lahan tersebut merupakan aset Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Garut yang kerap digunakan TNI untuk kegiatan pemusnahan.

“Masyarakat biasanya mendekat setelah proses peledakan selesai untuk mengambil serpihan logam seperti tembaga atau besi yang bisa dijual,” ujarnya.

4. Investigasi dari Kementerian Pertahanan

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan belasungkawa dan menegaskan bahwa proses investigasi sedang berlangsung.

“Investigasi akan dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip keamanan sesuai prosedur yang berlaku,” kata Sjafrie dalam pernyataan resminya.

5. Gubernur Jawa Barat Sampaikan Duka Cita

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban, baik dari kalangan militer maupun sipil.

“Semoga keluarga korban diberi ketabahan atas musibah ini. Mari kita kirimkan doa dan Al-Fatihah untuk para korban,” ucap Dedi melalui unggahan di media sosial pribadinya.

Berita Terbaru

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional32 menit lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional59 menit lalu
Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Nasional1 jam lalu
Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
5 Kebiasaan Kecil untuk Hidup Lebih Baik yang Wajib Kamu Coba

5 Kebiasaan Kecil untuk Hidup Lebih Baik yang Wajib Kamu Coba

Lifestyle2 jam lalu
Program Koperasi Desa Merah Putih Digugat ke MK, Dianggap Bebani Dana Desa

Program Koperasi Desa Merah Putih Digugat ke MK, Dianggap Bebani Dana Desa

Nasional2 jam lalu
BEM UI Gelar Aksi #IndonesiaSadar, 5 Tuntutan Demo 28 Oktober Singgung Kebijakan Prabowo

BEM UI Gelar Aksi #IndonesiaSadar, 5 Tuntutan Demo 28 Oktober Singgung Kebijakan Prabowo

Nasional2 jam lalu
IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

Opini2 jam lalu
Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Nasional3 jam lalu
Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Olahraga3 jam lalu