Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Subang Tanpa Korban Jiwa

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|09:20 WIB
Bagikan:
Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Subang Tanpa Korban Jiwa
PENANGANAN: Satlantas Polres Subang saat menangani kecelakaan pada Ops Ketupat Lodaya 2026. Cindy Desita/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Subang telah usai beberapa waktu lalu.

Jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tercatat menurun dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan tanpa korban meninggal dunia.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Subang, IPTU Sahroni mengungkapkan, operasi yang berlangsung selama 13 hari, sejak 13 Maret hingga 25 Maret 2026, mencatat sebanyak 7 kejadian kecelakaan lalu lintas.

“Selama Ops Ketupat Lodaya 2026, jumlah kejadian laka lantas sebanyak 7 kasus. Untuk korban, nihil meninggal dunia, luka berat 6 orang, dan luka ringan 5 orang,” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres.

Ia menjelaskan, capaian ini lebih baik dibandingkan pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2025, di mana tercatat 9 kejadian kecelakaan dengan 7 korban meninggal dunia, 3 luka berat, dan 5 luka ringan.

“Penurunan angka kecelakaan serta nihilnya korban meninggal dunia ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, serta efektivitas pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama periode mudik dan arus balik Lebaran,” jelas Sahroni.

Adapun sejumlah titik kecelakaan selama operasi berlangsung tersebar di beberapa ruas jalan strategis di Kabupaten Subang, di antaranya di Jalan Pierre Tendean wilayah Dangdeur, ruas Tol Cipali KM 104.800 jalur B (arah Palimanan–Cikopo) di wilayah Desa Balingbing, serta di jalur Pantura Cirebon–Jakarta tepatnya di wilayah Mundusari, Kecamatan Pusakanagara.

Selain itu, kecelakaan juga terjadi di Tol Cipali KM 99.300 jalur A (Cikopo–Palimanan) di wilayah Kaliangsana, Kecamatan Kalijati, KM 122.400 jalur A di wilayah Kecamatan Cibogo, serta di jalur Pantura Jakarta–Cirebon di wilayah Ciasem.

Sementara itu, terkait insiden kecelakaan maut di wilayah Cipeundeuy yang melibatkan truk menabrak warung hingga menimbulkan korban jiwa, Sahroni menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak termasuk dalam data Ops Ketupat Lodaya 2026.

“Itu tidak masuk dalam Ops Ketupat Lodaya, karena operasi sudah berakhir pada 25 Maret,” tegasnya.

Sahroni mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam berlalu lintas, meski periode operasi pengamanan Lebaran telah usai, guna menekan angka kecelakaan di jalan raya. (cdp/ysp)

Berita Terbaru

SMP IT Al-Majid Subang Buka SPMB, Anak Yatim Berprestasi Berpeluang Sekolah Gratis hingga Kelas IX

SMP IT Al-Majid Subang Buka SPMB, Anak Yatim Berprestasi Berpeluang Sekolah Gratis hingga Kelas IX

Subang4 menit lalu
Kejar Target KB Pria, DP2KBP3A Subang Hadapi Tantangan Partisipasi dan Skrining Peserta

Kejar Target KB Pria, DP2KBP3A Subang Hadapi Tantangan Partisipasi dan Skrining Peserta

Headline9 menit lalu
Kapolsek Subang Ingatkan 1.122 Siswa SMPN 6 Jauhi Tawuran, Geng Motor hingga Bullying

Kapolsek Subang Ingatkan 1.122 Siswa SMPN 6 Jauhi Tawuran, Geng Motor hingga Bullying

Subang12 menit lalu
Borong 8 Medali, Cinta Violend Harumkan Subang di Kejuaraan Renang Jakarta

Borong 8 Medali, Cinta Violend Harumkan Subang di Kejuaraan Renang Jakarta

Subang19 menit lalu
ADVERTISEMENT
Erick Thohir Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penyerangan Suporter di Kabupaten Bogor

Erick Thohir Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penyerangan Suporter di Kabupaten Bogor

Jawa Barat19 menit lalu
Mengenal Spartan BMKG, Sistem Peringatan Dini Karhutla hingga 7 Hari ke Depan

Mengenal Spartan BMKG, Sistem Peringatan Dini Karhutla hingga 7 Hari ke Depan

Nasional19 menit lalu
Dinkes Purwakarta Imbau Warga Hindari Mandi Air Hujan Awal, Debu dan Bakteri Potensi Bawa Penyakit

Dinkes Purwakarta Imbau Warga Hindari Mandi Air Hujan Awal, Debu dan Bakteri Potensi Bawa Penyakit

Purwakarta23 menit lalu
Pemkab Purwakarta Perkuat Penerapan SPIP Terintegrasi

Pemkab Purwakarta Perkuat Penerapan SPIP Terintegrasi

Purwakarta26 menit lalu
KNPI Purwakarta Usulkan Jasa Sewa Alat Berat Masuk Objek Pajak Daerah

KNPI Purwakarta Usulkan Jasa Sewa Alat Berat Masuk Objek Pajak Daerah

Headline29 menit lalu
Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare Melalui ILASPP

Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare Melalui ILASPP

Nasional31 menit lalu