Bunda PAUD Subang Dorong Program Gerakan Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah

SUBANG–Ketua TP PKK Kabupaten Subang sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Subang, Ny. Ega Anjani Reynaldy, mengajak seluruh orang tua dan pemangku kepentingan untuk mendukung Program Gerakan Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Subang.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 di TK Angkasa Lanud R. Suryadi Suryadarma, Kecamatan Kalijati, Rabu (15/7/2026).
MPLS tahun ini mengusung tema “Menggapai Cita-Cita dalam Keberagaman Bersama Sekolah Angkasa yang Ramah, Aman, Nyaman, dan Menyenangkan.”
Dalam sambutannya, Ny. Ega Anjani menyampaikan pesan kepada para peserta didik agar menjalani hari-hari pertama di sekolah dengan penuh semangat dan rasa bahagia. Menurutnya, sekolah merupakan tempat yang aman dan penuh kasih sayang bagi setiap anak.
“Sekolah adalah rumah kedua yang penuh cinta. Ada bapak dan ibu guru yang selalu membimbing serta menjaga dengan penuh kasih sayang,” ujarnya.
Selain memberikan motivasi kepada anak-anak, Ny. Ega juga mengajak seluruh orang tua untuk memastikan anak mengikuti pendidikan di PAUD atau taman kanak-kanak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
“Mari kita pastikan setiap anak memperoleh haknya untuk mengenyam pendidikan di PAUD atau TK sebelum memasuki sekolah dasar,” tuturnya.
Ny. Ega menegaskan, pendidikan anak usia dini memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar mengajarkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.
Karena itu, keberadaan lembaga bimbingan belajar tidak dapat menggantikan peran PAUD dalam membentuk karakter dan kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
“Saya ingin mengingatkan kepada Bapak dan Ibu bahwa lembaga bimbingan belajar, termasuk Bimba, tentu memiliki manfaat dalam membantu kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Namun, kita perlu memahami bahwa keberadaan lembaga tersebut tidak dapat menggantikan fungsi PAUD,” tegasnya.
Menurutnya, PAUD menjadi fondasi penting dalam membangun karakter, kemampuan bersosialisasi, kemandirian, serta perkembangan emosional anak yang akan menjadi bekal saat memasuki pendidikan dasar.
Di akhir sambutannya, Ny. Ega kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Subang untuk memperluas akses layanan pendidikan anak usia dini agar tidak ada anak yang tertinggal memperoleh hak pendidikan.
“PR kita di Kabupaten Subang saat ini adalah memastikan tidak ada lagi anak-anak di Subang yang tertinggal dari layanan pendidikan,” tutupnya. (cdp/ysp)
