Bupati Reynaldy Butuh Duit Rp50 Miliar untuk Benahi Kawasan Perkotaan Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten Subang tengah mengkaji penataan ulang tata kelola kawasan perkotaan guna menciptakan wajah kota yang lebih tertata.
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, mengungkapkan pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk merealisasikan rencana tersebut.
Reynaldy menyebut, penataan kawasan Kota Subang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas ruang publik, estetika kota, serta kenyamanan masyarakat.
“Saya lagi mengkaji dan menggodok penataan dengan Pak Gubernur juga, khususnya untuk Subang Kota,” ungkapnya saat diwawancara Pasundan Ekspres beberapa waktu lalu.
Menurutnya, rencana penataan kota membutuhkan anggaran yang cukup besar. Jika seluruh pembiayaan dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Subang, maka dana yang diperlukan diperkirakan mencapai sekitar Rp50 miliar.
“Kalau dihitung-hitung lewat APBD sendiri, hampir butuh Rp50 miliar untuk membangun penataan Subang Kota. Sehingga kemarin saya memohon bantuan kepada Pak Gubernur,” kata Reynaldy.
Ia berharap pemerintah provinsi dapat ikut berkontribusi dalam pembiayaan proyek tersebut.
Dia menyampaikan, skema yang diusulkan yakni pembiayaan bersama antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.
“Setidaknya bisa setengah-setengah antara Pemda dan Pemprov untuk penataan Subang Kota,” terangnya.
Reynaldy menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan provinsi dinilai penting agar penataan kota dapat berjalan lebih optimal tanpa membebani kemampuan fiskal daerah.
“Dengan dukungan tersebut, saya berharap wajah Kota Subang ke depan menjadi lebih tertata, modern, dan mampu mendukung aktivitas ekonomi serta pelayanan publik bagi masyarakat,” jelasnya.
Sebelumnya, Bupati Reynaldy mengatakan, akan mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi salah satunya terkait jalan dan revitalisasi pedestrian dari Alun-Alun sampai Pujasera sehingga wajah Kota Subang tidak lagi kumuh.
“Salah satunya tentang jalan. Kedua penataan pedestrian di Kota Subang. Saya dan Pak Gubernur sepakat ingin menata Kota Subang, khususnya dari Alun-Alun ke Pujasera, akan kita buat pedestrian secantik mungkin sehingga wajah Kota Subang tidak lagi kumuh,” ujarnya dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat pada di Gedung Negara, Kota Cirebon pada Rabu (7/5/2025).
Usulan Benahi Area Wisma Karya
Usulan mengenai penataan perkotaan Subang salah satunya datang dari anggota DPRD Kabupaten Subang, Hendra Purnawan. Dia ingin Skywalk Wisma Karya merupakan destinasi wisata gratis dan instagramable di pusat Kota Subang itu dibenahi.
Fasilitas ini menawarkan area bersantai yang rindang di atas aliran Sungai Cileuleuy, berada di tengah kota, cocok untuk nongkrong, selfie, dan mengerjakan tugas.
Namun sayang, kini keberadaannya terbengkalai dan tidak terawat. Di bawahnya ditumbuhi gulma yang tingginya nyaris sepinggang orang dewasa.
Tentu saja hal itu mengundang keprihatinan dari berbagai pihak, salah satunya dari anggota DPRD Kabupaten Subang, Hendra Purnawan.
Dia menyampaikan keprihatinannya dan menyebut ruang itu adalah ruang yang tidak sengaja terlupakan, dan bisa lebih dimanfaatkan oleh masyarakat jika memang dirawat.
"Saya yakin Pak Bupati memiliki langkah strategis baik melalui CSR atau melalui APBD dan sebagainya, karena ini sayang kalau tidak dimanfaatkan," ungkapnya pada Pasundan Ekspres, pada Jumat (6/2/2026).
Dia menambahkan, jika kemudian nanti oleh Bupati Subang ruang ini disulap, dibenahi maka akan menjadi jantung pariwisata di Subang, karena letaknya yang berada di pusat kota.
"Ini akan menjadi harapan, UMKM bisa tumbuh di sini, tempat ini sudah nyaman untuk bersantai, melepas penat, atau mengerjakan tugas (skripsi), mungkin, belum lagi pada malam hari dengan lampu-lampu yang syahdu," tambahnya.
Terlebih tempat tersebut terhubung langsung dengan Museum Wisma Karya, memungkinkan pengunjung berwisata sejarah sekaligus bersantai.
"Kalau seperti ini siapa yang mau berkunjung? malah kumuh," tegasnya.
Dia berharap Bupati Subang yang memiliki jiwa muda, bisa menyulap skywalk wisma karya menjadi tempat yang ikonik dan terbuka untuk dimanfaatkan masyarakat.(cdp/idr/ysp)
