Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cemari Lingkungan, Warga Blok Jalitri Panglejar Subang Tolak Keberadaan TPS

H
HubaEditor: Huba
|09:42 WIB
Bagikan:
Cemari Lingkungan, Warga Blok Jalitri Panglejar Subang Tolak Keberadaan TPS
PENUTUP TPS: Warga Blok Jalitri, Kabupaten Subang, secara tegas menyatakan sikap untuk menutup Tempat Pembuangan/Penampungan Sampah (TPS) di wilayahnya.

SUBANG-Warga Blok Jalitri RT 36 RW 09 Panglejar, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan/Kabupaten Subang, secara tegas menolak dan menutup Tempat Pembuangan/Penampungan Sampah (TPS) di wilayahnya. 

Keputusan ini diambil setelah keberadaan TPS menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan warga.

Salah satu warga setempat, Rudy Bray mengatakan, keberadaan TPS di dekat pemukiman itu dinilai dapat menimbulkan dampak negatif, seperti pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, serta potensi penyebaran penyakit. 

Hal itu terjadi setelah dampak penutupan TPS yang berada di pasar Pujasera, di mana warga sekitar berpindah membuang sampah ke TPS jalitri, sehingga terjadi lebih banyak penumpukan sampah. 

"Bahkan yang membuang ke TPS di sini tidak sedikit ya adalah hampir mencapai 50 RW, yaitu mulai dari RW 1 sampai 28 itu ke sini. Termasuk blok lele, Sukawening, lalu RW Kelurahan Pasirkareumbi, RW Kelurahan Cigadung, RW Kelurahan Soklat, dan lainnya," ungkap Rudy kepada Pasundan Ekspres, Rabu (19/2/2025).

Dia mengungkap, bahwa warga RW 2 blok Jagal merasa keberatan ketika terjadi penumpukan sampah, apalagi bagi warga blok Jalitri. 

"Jadi beberapa waktu lalu warga mengkonfirmasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk melalukan rapat menolak keberadaan TPS disini. Sehingga warga membuat banner yang bertuliskan warga blok Jalitri menegaskan bahwa tidak menerima adanya TPS di sini pokoknya harus ditutup," ujarnya.

Disinggung alasan penutupan TPS, lanjut Rudy, sebab kerap terjadi penumpukan sampah lantaran tidak pernah diangkut Dinas Lingkungan Hidup. Selain itu, jika terjadi hujan, air limbah dari sampah mencemari dan dapat membawa penyakit.

"Apakah secara aturan pemerintah sudah menetapkan TPS di sini? Kalau sudah, kami sangat keberatan karena kondisinya seperti ini," ungkapnya.

Selain itu, warga juga mengaku sudah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pihak berwenang, namun belum ada solusi konkret yang diberikan. 

Mereka menuntut agar pemerintah terkait segera mencari lokasi alternatif yang lebih sesuai dan jauh dari pemukiman warga.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih tetap berkomitmen untuk menutup TPS dan memastikan tidak ada lagi tempat pembuangan sampah di wilayah mereka. Mereka berharap ada kebijakan yang lebih baik dalam TPS tanpa mengorbankan kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar.(znl/sep)

Berita Terbaru

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional8 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta9 jam lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang9 jam lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang9 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga10 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional10 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle11 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang11 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle11 jam lalu