Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dinas Kesehatan Subang: Perlu Ada Penanganan Lanjutan Korban Patukan Ular

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|09:40 WIB
Bagikan:
Dinas Kesehatan Subang: Perlu Ada Penanganan Lanjutan Korban Patukan Ular
BANTU WARGA: Tim Dinas Kesehatan Subang saat melihat kondisi Junaedin korban dipatuk ular di rumahnya pada Rabu (7/1/2026). Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang menunjukkan respons cepat dalam menangani warga yang menjadi korban patukan ular gibug.

Melalui Puskesmas Kasomalang, petugas kesehatan langsung turun ke lapangan untuk menemui Junaedin, warga Desa Tenjolaya, Kecamatan Kasomalang, yang sebelumnya mengalami patukan ular jenis gibug pada Rabu (7/1/2026).

Kepala Puskesmas Kasomalang, dr. Andri, menjelaskan, pihaknya telah melakukan penanganan awal terhadap korban dan menilai perlu adanya perawatan lanjutan guna memastikan kondisi pasien benar-benar pulih.

“Untuk penanganan awal sudah kami lakukan. Namun, melihat kondisi luka akibat gigitan ular, perlu dilakukan perawatan lanjutan agar infeksi yang terjadi tidak semakin parah,” ujar dr. Andri kepada Pasundan Ekspres saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, secara umum kondisi Junaedin terbilang stabil dan cukup baik. Namun, terdapat infeksi pada bagian luka gigitan yang menimbulkan nanah sehingga membutuhkan perhatian medis secara berkelanjutan.

Oleh karena itu, pihak Puskesmas Kasomalang akan terus memantau perkembangan kesehatan korban, terutama pada proses penyembuhan lukanya.

Selain penanganan medis, Puskesmas Kasomalang juga berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tenjolaya untuk mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan milik korban. Langkah ini dilakukan agar seluruh proses pengobatan lanjutan dapat ditanggung oleh jaminan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Langkah pertama yang kami lakukan adalah mengaktifkan kembali BPJS-nya melalui pemerintah desa. Setelah itu, kami dari Puskesmas akan terus memantau kondisi kesehatannya, khususnya terkait perawatan luka akibat gigitan ular,” tambah dr. Andri.

Dia berharap, dengan penanganan yang tepat dan berkelanjutan, kondisi Junaedin dapat segera membaik dan pulih sepenuhnya dalam waktu dekat.

Sementara itu, Junaedin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada berbagai pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan. Ia mengapresiasi kepedulian Bupati Subang, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Puskesmas Kasomalang, Pemerintah Kecamatan Kasomalang, serta Pemerintah Desa Tenjolaya yang telah sigap membantu proses penanganan dirinya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan Pemerintah Kecamatan Kasomalang serta Kepala Desa Tenjolaya yang secara langsung memantau kondisi warganya dan memastikan penanganan berjalan dengan baik.

Diberitakan Pasundan Ekspres sebelumnya, Junaedin (46), seorang buruh tani dan warga RT 17 RW 05 Kp Cigore Desa Tenjolaya Kecamatan Kasomalang, telah hidup dengan kondisi tangan yang rusak parah akibat patukan ular Gibug selama 2 tahun. Tangan Junaedi kini bernanah dan memburuk, membuatnya sangat menderita.

Sebelumnya, Junaedin telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung selama 70 hari dan telah dilakukan cangkok kulit dari bagian perutnya. Namun, kondisinya tidak menunjukkan perbaikan.

Junaedin kini tidak bisa lagi berobat karena kekurangan ekonomi, membuatnya terpaksa menahan rasa sakit yang luar biasa.

"Saya sangat menderita, tidak bisa bekerja seperti dulu lagi. Saya hanya bisa berbaring dan menahan sakit," kata Junaedin kepada wartawan Pasundan Ekspres Selasa (6/1/2026).

Istri Junaedin, Sukaesih, kini menjadi satu-satunya pencari nafkah keluarga. Dia bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sementara Junaedi hanya bisa diam dengan merasakan rasa sakit di tangannya.

"Sehari di bayar 50 ribu istri kerja teh, tah kita mempunyai anak 3 yang sekolah 1 di MI kelas 5," Tuturnya.

Junaedin berharap ada pihak yang dapat membantu kondisinya. "Saya hanya ingin sembuh dan bisa bekerja lagi seperti dulu," katanya dengan harapan yang masih membara.

Semoga ada pihak yang dapat membantu Junaedi dan keluarganya dalam mengatasi kesulitan ini.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Subang3 menit lalu
Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga33 menit lalu
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat1 jam lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga1 jam lalu
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional1 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional1 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang1 jam lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang1 jam lalu
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang1 jam lalu