Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dinas Pendidikan Temui Kendala untuk Mengentaskan Anak Tidak Sekolah di Subang

M
Muhammad FaisalEditor: Yusup Suparman
|08:53 WIB
Bagikan:
Dinas Pendidikan Temui Kendala untuk Mengentaskan Anak Tidak Sekolah di Subang
KOORDINASI: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subang (Didikbud) Subang Heri Sopandi dalam Rapat Koordinasi Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) pada Rabu (29/10/2025) di Aula BP4D Subang. Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kabupaten Subang menemui sejumlah kendala dalam upaya pengentasan angka Anak Tidak Sekolah (ATS).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subang Subang Heri Sopandi mengungkapkan beberapa tantangan Utama terhadap upaya pengentasan ATS tersebut.

Tantangan yang pertama, yaitu kompleksitas data, terutama data kependudukan, sehingga perlu berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait.

"Meskipun tim telah bergerak, data ATS cenderung dinamis. Diperlukan konsolidasi data harian dari desa yang terintegrasi dengan data online agar intervensi tidak terlambat," ucapnya saat Rapat Koordinasi Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) pada Rabu (29/10/2025) di Aula BP4D Subang.

Selanjutnya, yaitu faktor non-akademis. Ia menyebutkan mayoritas ATS terputus sekolah bukan karena masalah akademis, melainkan didominasi oleh faktor ekonomi (bekerja) dan sosial-budaya.

"Hal ini membutuhkan intervensi program yang juga bersifat non-edukatif, seperti pemberdayaan ekonomi keluarga atau advokasi melalui tokoh masyarakat," ucapnya.

Berikutnya yaitu masih kurangnya dukungan sekolah non-formal. Menurutnya sekolah non-formal memainkan peranan penting dalam mengentaskan ATS di Subang.

"Kebutuhan akan penguatan kapasitas, sarana prasarana, dan dana operasional pada PKBM dan SKB yang menjadi tumpuan utama penanganan ATS dewasa masih harus terus ditingkatkan.

Sebelumnya, Heri Sopandi mengatakan, data ATS mengalami tren penurunan hingga 17.000 ATS pada bulan Juni 2025, yang awalnya sebanyak 21.900 ATS pada bulan Mei 2024.

Akan tetapi, angka tersebut mengalami kenaikan lagi pada Oktober 2025 menjadi 19.000 ATS.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Headline22 menit lalu
Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle48 menit lalu
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional1 jam lalu
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga2 jam lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle2 jam lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang3 jam lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang3 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional4 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional4 jam lalu