Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Disdikbud Subang Akselerasi Tiga Pilar Pendidikan Jenjang SD

Z
Zaenal AbidinEditor: Yusup Suparman
|08:15 WIB
Bagikan:
Disdikbud Subang Akselerasi Tiga Pilar Pendidikan Jenjang SD
AKSELERASI: Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Kabupaten Subang, Apud Setiawan mengatakan, penerapan tiga pilar pendidikan saat ini berada pada fase akselerasi. Zaenal Abidin /Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang terus memperkuat implementasi tiga pilar pendidikan di jenjang Sekolah Dasar (SD), yakni sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter bagi seluruh peserta didik.

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Kabupaten Subang, Apud Setiawan, mengatakan bahwa penerapan tiga pilar pendidikan saat ini berada pada fase akselerasi.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, sekolah, keluarga, dan dukungan sektor swasta menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.

“Secara keseluruhan, implementasi tiga pilar pendidikan di Kabupaten Subang saat ini berada pada fase percepatan. Sinergi antar pihak harus terus diperkuat agar kebijakan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa di dalam kelas,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres saat dihubungi, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, Disdikbud Subang memandang sekolah tidak hanya sebagai tempat berlangsungnya proses belajar formal, tetapi juga sebagai pusat kolaborasi. Dalam konsep ini, keluarga berperan memberikan dukungan emosional dan pemenuhan gizi, sedangkan masyarakat menghadirkan nilai budaya serta dukungan sumber daya.

Untuk memperkuat pelaksanaan program tersebut, Disdikbud Subang telah meluncurkan sejumlah program strategis. Program-program ini dirancang tidak hanya meningkatkan prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter siswa dan memperkuat infrastruktur pendidikan.

Adapun program unggulan yang telah dijalankan antara lain Inovasi Kurikulum Berbasis Ekologi dan Kearifan Lokal melalui Sekolah Adiwiyata, digitalisasi manajemen dan pembelajaran, penguatan karakter dan kesejahteraan siswa, serta transformasi kompetensi tenaga pendidik.

Implementasi Tiga Pilar Pendidikan Masih Menghadapi Sejumlah Kendala

Meski demikian, implementasi tiga pilar pendidikan masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah kesenjangan infrastruktur digital, terutama di wilayah pelosok Subang yang belum seluruhnya memiliki akses internet stabil dan perangkat pendukung pembelajaran berbasis teknologi.

“Pemerintah daerah terus mempercepat distribusi bantuan laptop dan proyektor melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Kabupaten untuk mengurangi kesenjangan tersebut,” katanya.

Kendala lainnya adalah keterbatasan anggaran rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah. Untuk mengatasinya, sekolah didorong mengoptimalkan penggunaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dalam kegiatan pemeliharaan dan perbaikan fasilitas.

Selain itu, tantangan lingkungan sosial seperti perundungan (bullying) dan dampak negatif media sosial juga menjadi perhatian serius. Disdikbud telah membentuk Satuan Tugas Anti-Perundungan di tingkat sekolah yang melibatkan tokoh masyarakat dan aparat desa.

Bahkan, Kepala Disdikbud Subang telah menyusun buku pendamping bagi siswa dan guru bertajuk Serunya Teman Sebaya sebagai bagian dari program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN).

Apud menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada guru.

Ia berharap orang tua mampu melanjutkan penguatan karakter di rumah, seperti nilai kejujuran, disiplin, dan etika, sekaligus menyediakan waktu 15 hingga 30 menit setiap hari untuk mendampingi anak membaca atau berdiskusi tentang aktivitas sekolah.

“Dengan dukungan aktif orang tua dan masyarakat, kami optimistis visi pendidikan berkualitas di Kabupaten Subang pada tahun 2029 dapat terwujud,” pungkasnya.(znl/ysp)

Berita Terbaru

Pembangunan Mal di Subang Bukan Cuma Soal Belanja, Ini Dampaknya bagi UMKM

Pembangunan Mal di Subang Bukan Cuma Soal Belanja, Ini Dampaknya bagi UMKM

Subang35 menit lalu
Kawasan Industri Suryacipta Subang Makin Berkembang, Peluang Usaha Ini Bisa Ikut Tumbuh

Kawasan Industri Suryacipta Subang Makin Berkembang, Peluang Usaha Ini Bisa Ikut Tumbuh

Lifestyle1 jam lalu
Jadwal dan Tempat Nonton Java United FC vs Persib Bandung, Pekan Kesembilan BRI Super League 2026/2027

Jadwal dan Tempat Nonton Java United FC vs Persib Bandung, Pekan Kesembilan BRI Super League 2026/2027

Olahraga4 jam lalu
Cara Cairkan BPJS Ketenagakerjaan 2026, Simak Syarat dan Langkah-Langkahnya

Cara Cairkan BPJS Ketenagakerjaan 2026, Simak Syarat dan Langkah-Langkahnya

Nasional5 jam lalu
Cetak Sejarah, Futsal Putri Kabupaten Subang Tembus Empat Besar Porprov XV Jabar

Cetak Sejarah, Futsal Putri Kabupaten Subang Tembus Empat Besar Porprov XV Jabar

Headline5 jam lalu
PJR Cipularang Ajak Santri di Purwakarta Tertib Lalu Lintas

PJR Cipularang Ajak Santri di Purwakarta Tertib Lalu Lintas

Purwakarta5 jam lalu
Hendak Tawuran di Pagaden, Tiga Remaja Diamankan Polisi dengan Dua Senjata Tajam

Hendak Tawuran di Pagaden, Tiga Remaja Diamankan Polisi dengan Dua Senjata Tajam

Headline6 jam lalu
Jam Buka Lembur Pakuan Subang, Wisata Desa Budaya Sunda yang Gratis dan Instagramable

Jam Buka Lembur Pakuan Subang, Wisata Desa Budaya Sunda yang Gratis dan Instagramable

Lifestyle6 jam lalu
Cara Aktifkan ATM BNI yang Mati Lewat Online, Cukup Pakai Aplikasi wondr Tanpa ke Bank

Cara Aktifkan ATM BNI yang Mati Lewat Online, Cukup Pakai Aplikasi wondr Tanpa ke Bank

Lifestyle6 jam lalu
Loker Subang Terbaru November 2026, Ada Buat Lulusan SMA/SMK

Loker Subang Terbaru November 2026, Ada Buat Lulusan SMA/SMK

Jawa Barat8 jam lalu