Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dorong Produktivitas Pertanian, ASIH Janji Beri Kemudahan Akses Pupuk bagi Petani

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|16:09 WIB
Bagikan:
Dorong Produktivitas Pertanian, ASIH Janji Beri Kemudahan Akses Pupuk bagi Petani
Dorong Produktivitas Pertanian, ASIH Janji Beri Kemudahan Akses Pupuk bagi Petani

Indramayu - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie (ASIH) berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses pupuk bagi para petani di Jabar.

Syaikhu mengatakan, kelangkaan pupuk yang dirasakan para petani setiap tahunnya harus menjadi perhatian khusus dari pemerintah.

"Sulitnya pupuk yang didapatkan oleh para petani ini, saya kira harus diatasi oleh pemerintah. Dimana memang kelangkaan pupuk ini berkepanjangan setiap tahun," ucap Syaikhu di Kabupaten Indramayu, Sabtu (5/10/2024).

Menurut Syaikhu, pupuk menjadi salah satu input pertanian yang paling penting, selain dari tenaga kerja dan teknologi.

"Sehingga perlu dicari alternatif, insya Allah saya berkomitmen untuk mencarikan solusinya salah satunya adalah dengan menggulirkan pupuk organik," ungkapnya.

Dengan adanya pupuk organik ini, kata Syaikhu, akan menjadikan lahan pertanian di Jabar lebih subur.

"Satu sisi produktifitasnya juga lebih tinggi. Jadi itu yang kita akan upayakan untuk pertanian di Jabar," ujarnya.

Terkait masalah kekeringan yang kerap melanda pertanian Indramayu, Syaikhu mengatakan bahwa hal itu dapat diatasi dengan distribusi air dari Waduk Jatigede.

"Air untuk pertanian di Indramayu saya kira sebagiannya nanti akan di-support dari Waduk Jatigede. Oleh karena itu tinggal perlu ada koordinasi antara pemerintah Indramayu dengan provinsi," katanya.

Syaikhu memandang bahwa Indramayu memiliki banyak potensi alam yang perlu dikembangkan. Dari sektor pertanian hingga perikanan yang semuanya terbesar se-Jabar.

"Indramayu tentu memiliki potensi-potensi alamnya. Pertanian terbesar di sini, kemudian dari sisi pantai utara tentu banyak nelayan-nelayan. Nah ini tentu perlu dikembangkan ke depan," tandasnya.

Berita Terbaru

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional11 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline33 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang51 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang2 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional2 jam lalu