Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DPRD Karawang Soroti Minimnya Serapan Anggaran

H
HubaEditor: Huba
|08:00 WIB
Bagikan:
DPRD Karawang Soroti Minimnya Serapan Anggaran
SERAPAN ANGGARAN: Anggota Banggar DPRD Karawang Natala Sumedha menyoroti serapan anggaran per 11 Juni 2024 baru 25,80 persen atau 1,5 triliun dari alokasi yang disiapkan Rp5,9 triliun.

KARAWANG-DPRD Karawang menilai kinerja eksekutif lambat. Pasalnya, serapan anggaran per 11 Juni 2024 baru 25,80 persen atau 1,5 triliun dari alokasi yang disiapkan Rp5,9 triliun.

Anggota Banggar (Badan Anggaran) DPRD Karawang Natala Sumedha mengatakan, uang kas daerah ini belum ada pergerakan berarti.

“Kelemahan kita di sektor infrastruktur. Proses pengadaan, terutama lelang, seringkali telat. Di daerah lain sejak Pebruari kemarin sudah running. Padahal di sektor pendapatan ada lonjakan,” ujar Natala.

Menurutnya, saat pembahasan LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) Bupati Tahun Anggaran 2023 sektor pengelolaan keuangan yang akan segera dibahas di Banggar, ini harus menjadi catatan serius buat Bupati Aep Syaepuloh untuk bisa melakukan perbaikan atau loncatan positif.

“Di tahun anggaran 2023 kan masih hasil dari tangan Cellica Nurrachadiana. Maka kita kaji sejauhmana capaian kinerja dengan penyerapan. Karena tahun kemarin itu capaian kinerja rata-rata dinas 80 persen. Dengan 80 persen itu anggarannya terserap sama gak?” tanya Natala.

Ia mengingatkan, capaian penyerapan anggaran tahun ini yang masuk bulan terakhir di triwulan II masih di bawah 30 persen itu sudah warning. Artinya, sebelum ada perubahan dari era sebelumnya.

"Yang penting diperhatikan dan diperbaiki adalah angka SiLPA (sisa lebih perhitungan anggaran). Tahun 2023 yang mendekati Rp700 miliar, itu sebenarnya belum berbanding lurus dengan capaian kinerja,” ungkap Natala.

Idealnya, sambung Natala, SILPA antara Rp 250 sampai Rp 300 miliar. “Apabila SiLPA masih tetap besar, artinya kinerja keuangan kita tidak bagus-bagus amat. Ini yang kita bedah lagi di Banggar. Dari SiLPA itu berapa persen hasil efisiensi, berapa persen yang tidak bisa dibelanjakan,” tandasnya.

Ia menyatakan, dari hasil evaluasi pengelolaan keuangan tahun anggaran 2023 dengan angka SiLPA tinggi di luar efisiensi dan bila ini terulang di tahun anggaran 2024, pihaknya di Banggar tidak akan segan-segan menolak usulan penambahan alokasi pada RAPBD Perubahan.

"Kalau memang mereka (eksekutif) bisa mencapai kinerja sampai 80 atau 90 persen, berarti harusnya SiLPA tinggi atas hasil efisiensi. Dan mereka tidak mesti lagi meminta tambahan alokasi anggaran," katanya.(use/ysp)

Berita Terbaru

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional9 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional10 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang10 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang11 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle11 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang11 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang11 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional11 jam lalu
Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Nasional12 jam lalu