Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ganggu Aktivitas Masyarakat, Perbaikan Jalan Rusak Pagaden-Pamanukan Harus Dipercepat

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|08:43 WIB
Bagikan:
Ganggu Aktivitas Masyarakat, Perbaikan Jalan Rusak Pagaden-Pamanukan Harus Dipercepat
JALAN RUSAK: Kendaraan saat melintasi di Jalan Raya Pagaden-Pamanukan yang rusak, beberapa waktu lalu. Saat ini jalan tersebut tengah dalam proses perbaikan. Cindy Desita/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Sejumlah warga dan pemilik toko di daerah Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, mengeluhkan kondisi jalan Pagaden-Pamanukan yang rusak parah.

Kerusakan jalan tersebut dinilai mengganggu aktivitas harian masyarakat dan akses jalan ini menjadi salah satu jalur ekonomi bagi beberapa pelaku usaha.

Maman, salah satu warga yang ditemui di Alun-Alun Pagaden menyebut, kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan dan membahayakan pengendara.

“Jalan di Pagaden ini rusaknya udah lama, tapi lama banget perbaikannya. Kalau hujan, tambah parah karena lubangnya ga keliatan ditambah banyak tanah merahnya, terus banyak juga pengendara yang mau jatuh,” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres.

Tak hanya warga, pemilik toko di sepanjang ruas jalan rusak tersebut juga merasakan dampak signifikan terhadap penjualan.

Dari pantauan Pasundan Ekspres, saat ini jalan tersebut tengah diperbaiki. Terlihat ada excavator dan beberapa orang pekerja sedang memperbaikin jalantersebut.

Di sisi lain, jalan tersebut juga mengalami kemacetan karena banyaknya kendaraan roda dua dan empat yang melintas di jalan tersebut.
Selain itu, seorang pedagang toko kelontong yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kerusakan jalan membuat pembeli enggan berhenti karena akses yang tidak nyaman.

“Sejak jalan makin rusak, pembeli jadi berkurang. Orang malas berhenti karena jalannya bergelombang dan banyak lubang. Terus sekarang ditambah macet karena udah mulai ada perbaikan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, banyaknya debu yang masuk ke dalam toko sehingga mengotori barang-barang yang di jual, apa lagi jiga musim hujan di depan toko tersebut dipenuhi tanah merah.

“Debu dari jalan juga masuk ke toko, bikin barang cepat kotor. Belum lagi kalau hujan di depan toko nih tanah merah semua,” ungkapnya.
Pemilik toko tersebut berharap pemerintah segera mempercepat perbaikan, mengingat kondisi jalan yang menurutnya menjadi salah satu aktivitas ekonomi warga Pagaden.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Subang40 menit lalu
10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional11 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta12 jam lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang12 jam lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang12 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga13 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional13 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle14 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang14 jam lalu