Ganggu Aktivitas Masyarakat, Perbaikan Jalan Rusak Pagaden-Pamanukan Harus Dipercepat

PASUNDANEKSPRES.ID - Sejumlah warga dan pemilik toko di daerah Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, mengeluhkan kondisi jalan Pagaden-Pamanukan yang rusak parah.
Kerusakan jalan tersebut dinilai mengganggu aktivitas harian masyarakat dan akses jalan ini menjadi salah satu jalur ekonomi bagi beberapa pelaku usaha.
Maman, salah satu warga yang ditemui di Alun-Alun Pagaden menyebut, kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan dan membahayakan pengendara.
“Jalan di Pagaden ini rusaknya udah lama, tapi lama banget perbaikannya. Kalau hujan, tambah parah karena lubangnya ga keliatan ditambah banyak tanah merahnya, terus banyak juga pengendara yang mau jatuh,” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres.
Tak hanya warga, pemilik toko di sepanjang ruas jalan rusak tersebut juga merasakan dampak signifikan terhadap penjualan.
Dari pantauan Pasundan Ekspres, saat ini jalan tersebut tengah diperbaiki. Terlihat ada excavator dan beberapa orang pekerja sedang memperbaikin jalantersebut.
Di sisi lain, jalan tersebut juga mengalami kemacetan karena banyaknya kendaraan roda dua dan empat yang melintas di jalan tersebut.
Selain itu, seorang pedagang toko kelontong yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kerusakan jalan membuat pembeli enggan berhenti karena akses yang tidak nyaman.
“Sejak jalan makin rusak, pembeli jadi berkurang. Orang malas berhenti karena jalannya bergelombang dan banyak lubang. Terus sekarang ditambah macet karena udah mulai ada perbaikan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, banyaknya debu yang masuk ke dalam toko sehingga mengotori barang-barang yang di jual, apa lagi jiga musim hujan di depan toko tersebut dipenuhi tanah merah.
“Debu dari jalan juga masuk ke toko, bikin barang cepat kotor. Belum lagi kalau hujan di depan toko nih tanah merah semua,” ungkapnya.
Pemilik toko tersebut berharap pemerintah segera mempercepat perbaikan, mengingat kondisi jalan yang menurutnya menjadi salah satu aktivitas ekonomi warga Pagaden.(cdp/ysp)
