Hujan Deras Sebabkan Longsor di Cupunagara Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Subang menyebabkan bencana longsor di Cupunagara tepatnya di Blok Pasir Bedil Kecamatan Cisalak pada Sabtu malam (2/5/2026).
Material longsor berupa tanah, batu, serta pohon tumbang menutup akses jalan penghubung Darmaga–Cupunagara sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Peristiwa tersebut terjadi setelah intensitas hujan tinggi mengguyur kawasan perbukitan, yang mengakibatkan tanah menjadi labil dan akhirnya longsor ke badan jalan.
Kasi Trantib Kecamatan Cisalak, A. Ojang, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan longsor membawa material cukup besar hingga menutup total badan jalan.
“Akibat hujan lebat malam hari, terjadi longsor di Blok Pasir Bedil Desa Cupunagara. Material berupa tanah, batu, dan pohon menutup jalan, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan R2 maupun R4,” ucapnya pada Minggu (3/5/2026).
Longsor di Cupunagara Hambat Aktivitas Warga
Menurutnya, kondisi tersebut membuat akses warga terganggu, terutama bagi masyarakat yang biasa melintasi jalur tersebut untuk aktivitas sehari-hari.
Pihak kecamatan bersama aparat desa dan warga setempat langsung bergerak melakukan penanganan awal dengan membersihkan material longsor secara manual.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan instansi terkait untuk menurunkan alat berat guna mempercepat proses pembersihan jalan.
“Kami bersama warga dan pihak terkait berupaya membersihkan material longsor agar akses jalan bisa segera kembali normal,” kata Ojang.
A. Ojang juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi.
Ia mengingatkan agar warga menghindari melintas di jalur rawan longsor saat hujan deras serta segera melapor jika ditemukan tanda-tanda pergerakan tanah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, apalagi saat hujan deras. Jika ada potensi longsor, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat,” pungkasnya.
Hingga saat ini, proses pembersihan masih terus dilakukan agar akses jalan Darmaga–Cupunagara dapat kembali dilalui dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.(hdi/ysp)
