Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Investasi di Subang Tinggi, Kesiapan SDM Perlu Disiapkan Serius

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|09:19 WIB
Bagikan:
Investasi di Subang Tinggi, Kesiapan SDM Perlu Disiapkan Serius
INDUSTRI: Pekerja saat berada di pabrik mobil listrik VinFast di Subang. Saat ini investasi masuk ke Subang semakin deras.

PASUNDANEKSPRES.ID - Truk-truk proyek terus melintas di jalanan menuju kawasan industri di Subang. Di sejumlah titik, lahan yang sebelumnya hamparan perkebunan bahkan pesawahan mulai berubah menjadi bangunan pabrik.

Arus modal datang deras ke wilayah yang kini menjadi bagian penting Kawasan Rebana, koridor ekonomi baru di Jawa Barat. Nilai investasi yang masuk ke Kabupaten Subang sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp18,2 triliun.

Angka itu menjadikan Kabupaten Subang dan sebagai daerah paling diminati investor di kawasan Rebana. Pada triwulan pertama 2026 saja, realisasi investasi sudah mencapai Rp1,38 triliun.

Di tengah geliat itu, muncul satu kekhawatiran yang berulang kali disampaikan para pemangku kepentingan di daerah yakni kesiapan masyarakat lokal menghadapi ledakan industri.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Subang, Agus Prabanta, menyebut derasnya investasi di Subang harus dibarengi kesiapan daerah, terutama dari sisi sumber daya manusia dan infrastruktur.

Menurut Agus, investasi di Subang yang datang tidak hanya menghadirkan peluang ekonomi, tetapi juga tantangan besar bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Tanpa kesiapan yang memadai, manfaat investasi dikhawatirkan tidak akan sepenuhnya dirasakan warga lokal.

Subang kini berkembang menjadi salah satu pusat investasi baru di Jawa Barat. Kawasan industri terintegrasi seperti Subang Smartpolitan mulai diproyeksikan menjadi pusat industri tekstil dan manufaktur. Di saat bersamaan, sektor otomotif tumbuh lewat masuknya investasi kendaraan listrik dari VinFast.

Peluang Investasi di Subang Mulai Bergerak di Sektor Farmasi

Tak hanya itu, peluang investasi mulai bergerak ke sektor farmasi hingga pariwisata.

Agus menilai diversifikasi sektor penting agar pertumbuhan ekonomi daerah tidak bertumpu pada satu jenis industri semata.

Bagi Agus, kehadiran industri tersebut akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi masyarakat. Namun ia mengingatkan agar masyarakat Subang tidak tersisih di tengah arus investasi besar.

“Jangan sampai masyarakat kita hanya menjadi penonton. Kita harus siapkan SDM yang kompeten agar bisa terlibat langsung dalam ekosistem industri,” katanya.

Kekhawatiran serupa juga muncul dari Balai Latihan Kerja (BLK) Subang. Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja industri, kapasitas pelatihan kerja di daerah masih terbatas. Kepala UPTD BLK Disnakertrans Subang, Syauqi, mengatakan pada 2026 pihaknya hanya memiliki satu program pelatihan yang bersumber dari APBD, yakni operator forklift.

Kuota peserta yang tersedia hanya 35 orang dengan anggaran Rp210 juta. Sementara jumlah pendaftar mencapai 1.856 orang.

Menurut dia, kebutuhan tenaga kerja terampil terus meningkat seiring berkembangnya kawasan industri baru di wilayah Rebana, khususnya sektor otomotif.

“Kami ingin calon tenaga kerja dari Subang memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Jangan sampai masyarakat kita hanya menjadi penonton di daerah sendiri,” katanya.

Syauqi mengatakan pelatihan kerja menjadi langkah penting agar tenaga kerja lokal mampu bersaing dan terserap industri. Namun hingga kini belum ada penambahan anggaran untuk memperluas program pelatihan.

Data DPMPTSP Kabupaten Subang menunjukkan realisasi investasi triwulan pertama 2026 berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar Rp616,4 miliar dan Penanaman Modal Asing Rp771,5 miliar.

JF PKPM Ahli Madya DPMPTSP Kabupaten Subang, Wulan Ramdhan Sari, mengatakan capaian tersebut telah memenuhi 30 persen target investasi tahun ini.

Menurut dia, secara keseluruhan investasi di kawasan Rebana pada awal 2026 mencapai sekitar Rp6,48 triliun. Capaian itu memperkuat posisi Subang sebagai salah satu tujuan utama investasi di Jawa Barat.

Wulan menyebut sejumlah faktor yang mendorong masuknya investasi, mulai dari pembangunan Pelabuhan Patimban, rencana konektivitas jalan tol, hingga pengembangan industri hijau melalui kerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Namun ia menegaskan kesiapan sumber daya manusia lokal tetap menjadi faktor penting. “Kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal dalam menyerap tenaga kerja dari investasi yang masuk juga menjadi faktor penting,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Subang menyatakan mendukung penuh pengembangan kawasan Rebana. Bupati Subang Reynaldy mengatakan pemerintah daerah terus menjaga kondusivitas wilayah untuk mendorong iklim investasi.

“Pada prinsipnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mendukung dan selalu siap menyukseskan program Rebana,” ujar Reynaldy.

Ia mengatakan pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk mendukung percepatan pembangunan akses menuju Pelabuhan Patimban.

“Secara prinsip, kami justru berkolaborasi dengan instansi vertikal untuk betul-betul menjaga kondusivitas,” katanya.(cdp/hdi/ysp)

Berita Terbaru

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga7 menit lalu
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat37 menit lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang44 menit lalu
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga45 menit lalu
ADVERTISEMENT
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional1 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional1 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang1 jam lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang1 jam lalu
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang1 jam lalu
Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Subang1 jam lalu