Janjikan Personel Tambahan, Pencarian Korban Longsor Curug Cileat Dilanjutkan Sabtu Pagi

PASUNDANEKSPRES.ID - Proses pencarian dua wisatawan asal Karawang yang diduga tertimbun material longsor di jalur menuju Curug Cileat, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, dihentikan sementara pada Jumat malam (15/5/2026) akibat cuaca buruk dan hujan deras yang kembali mengguyur kawasan tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, Udin Jazudin menyampaikan, penghentian sementara dilakukan demi keselamatan seluruh personel tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Pencarian kami hentikan sementara malam ini karena hujan kembali turun cukup deras. Kondisi ini dikhawatirkan memicu longsor susulan yang dapat membahayakan petugas di lapangan,” ujar Udin Jazudin saat dihubungi Pasundan Ekspres, Jumat (15/5/2026) malam.
Menurut Udin, upaya pencarian akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (16/5/2026) pagi dengan melibatkan personel gabungan dari BPBD Kabupaten Subang, TNI, Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta warga setempat.
Selain menambah kekuatan personel, BPBD juga akan mengerahkan sejumlah peralatan pendukung untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban.
“Besok pagi pencarian akan kami lanjutkan dengan dukungan personel SAR gabungan dan peralatan tambahan. Mudah-mudahan cuaca mendukung agar proses pencarian berjalan lancar dan kedua korban dapat segera ditemukan,” tutup Udin.
Longsor di Curug Cileat
Peristiwa terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan perbukitan Curug Cileat. Curah hujan yang tinggi memicu longsor di salah satu titik rawan pada jalur pendakian menuju objek wisata tersebut.
Akibat kejadian itu, dua wisatawan yang tengah melintas diduga terbawa material longsor dan hingga Jumat malam belum berhasil ditemukan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, Udin Jazudin, membenarkan peristiwa tersebut.
“Iya benar, kami menerima laporan sekitar pukul 14.30 WIB dari warga setempat yang menyaksikan kejadian itu,” ujar Udin Jazudin saat dihubungi, Jumat malam.
Setelah menerima laporan, BPBD Kabupaten Subang langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Tagana, dan masyarakat setempat.
“Tim BPBD segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian dan penanganan di area terdampak,” katanya.
Pencarian dilakukan selama kurang lebih lima jam hingga pukul 19.30 WIB. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil dan kedua korban diduga masih tertimbun material longsor.
