Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kandang Ayam BUMDes Ciasem Baru Viral Dikeluhkan Warga, Ternyata Belum Kantongi Izin

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|10:43 WIB
Bagikan:
Kandang Ayam BUMDes Ciasem Baru Viral Dikeluhkan Warga, Ternyata Belum Kantongi Izin

PASUNDANEKSPRES.ID - Kandang ayam petelur milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ciasem Baru, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang belum mengantongi izin resmi. Kandang dikeluhkan warga akibat bau menyengat dan banyaknya lalat.

Kepala Desa Ciasem Baru, Indah Apriyanti mengatakan, persoalan tersebut sebenarnya telah ditangani melalui audiensi bersama warga dan sejumlah solusi telah mulai dikerjakan.

“Sudah ditangani, sudah audiensi juga dengan warga, solusinya juga sudah dikerjakan. Namun yang disayangkan masih banyak yang menyebarkan berita liar tanpa konfirmasi ke kami,” kata Indah saat dihubungi Pasundan Ekspres, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, kandang ayam tersebut bukan baru berdiri, melainkan sudah beroperasi lebih dari satu tahun dan sebelumnya telah dilakukan pengecekan oleh dinas terkait.

“Yang pertama, kandang ayam tersebut bukan baru ada, tapi sudah setahun lebih, dan sudah dicek oleh dinas terkait. Bahkan dari kementerian juga pernah datang karena kita menerapkan SOP ketat untuk pengendalian limbahnya,” jelasnya.

Menurut Indah, munculnya banyak lalat belakangan ini tidak semata-mata disebabkan aktivitas kandang ayam.

“Fenomena banyaknya lalat ini sebenarnya banyak faktor, bukan hanya dari kandang ayam, karena sebelumnya tidak ada selama satu tahun. Ada faktor cuaca, banjir, dan penumpukan sampah,” terangnya.

Ia juga mengaku telah meminta maaf kepada warga atas ketidaknyamanan tersebut serta berkomitmen melakukan perbaikan pengelolaan kebersihan.

“Setelah audiensi, saya memohon maaf dan akan melakukan upaya pembersihan di kandang maupun tempat sampah. Jika masih terjadi, ke depan kami akan relokasi kandang, namun itu butuh waktu karena membutuhkan lahan, tenaga, dan biaya besar,” ujarnya.

Namun saat ditanya terkait perizinan, Indah menyatakan akan terlebih dahulu mengonfirmasi kepada pengurus BUMDes.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Subang, Dikdik Solihin, memastikan kandang ayam tersebut belum memiliki izin usaha.

“Belum ada,” tegasnya saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres.

Ia menjelaskan, usaha peternakan, termasuk skala kecil milik BUMDes, tetap wajib memiliki izin dasar.

“Sama saja, itu usaha, harus ada izin PBG,” jelas Dikdik.

Hal senada disampaikan Pejabat Fungsional Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, Cece Rahman. Ia menyebut hasil pengecekan menunjukkan belum adanya dokumen lingkungan.

“Ternyata setelah dicek belum ada SPPL atau dokumen lingkungan lainnya. Jika kegiatan usaha tidak memiliki perizinan dasar, dapat dipastikan SPPL-nya tidak dimiliki,” ujarnya.

Cece menambahkan, dalam proses perizinan dasar, pelaku usaha wajib memperoleh persetujuan masyarakat sekitar hingga tingkat forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkopimcam).(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang4 menit lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang8 menit lalu
SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

Riset dan Inovasi10 menit lalu
Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Subang12 menit lalu
ADVERTISEMENT
Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Subang15 menit lalu
Pembangunan Jalan Penghubung Antar-Dusun di Cupunagara Dikebut

Pembangunan Jalan Penghubung Antar-Dusun di Cupunagara Dikebut

Subang17 menit lalu
Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Nasional35 menit lalu
Forum Masyarakat Subang Bersatu Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Izin PT CMM, Pemkab Subang Didesak Tegas

Forum Masyarakat Subang Bersatu Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Izin PT CMM, Pemkab Subang Didesak Tegas

Subang50 menit lalu
Cara Bagikan Instagram Stories Khusus Close Friends, Klik Ini!

Cara Bagikan Instagram Stories Khusus Close Friends, Klik Ini!

Lifestyle1 jam lalu
Terbengkalai dan Tak Terawat, Begini Kondisi Sekolah yang Terseret Kasus Dugaan Korupsi Dana BPMU Subang

Terbengkalai dan Tak Terawat, Begini Kondisi Sekolah yang Terseret Kasus Dugaan Korupsi Dana BPMU Subang

Headline2 jam lalu