Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kejar Target Akseptor 2026, DP2KBP3A Gencarkan Pelayanan KB Jangka Panjang di Seluruh Kecamatan

Z
Zaenal AbidinEditor: Yusup Suparman
|09:39 WIB
Bagikan:
Kejar Target Akseptor 2026, DP2KBP3A Gencarkan Pelayanan KB Jangka Panjang di Seluruh Kecamatan
PELAYANAN KB: Kepala Bidang Keluarga Berencana DP2KBP3A Kabupaten Subang Nadyah Tbhasrahil menjelaskan program KB. Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres

SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang terus menggencarkan pelayanan KB jangka panjang di seluruh kecamatan untuk mengejar target akseptor tahun 2026. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) serta Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) atau sterilisasi terus diintensifkan sebagai upaya mendukung pengendalian pertumbuhan penduduk sekaligus mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.

Kepala Bidang Keluarga Berencana DP2KBP3A Kabupaten Subang, Nadyah Tbhasrahil, mengatakan pelayanan MKJP telah dilaksanakan secara rutin sejak April 2026 dan dijadwalkan berlangsung sebanyak tujuh kali sepanjang tahun. Program tersebut menjangkau seluruh kecamatan dengan melibatkan puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan.

"Pelayanan MKJP kami laksanakan secara bertahap di setiap kecamatan. Puskesmas melakukan pendataan kebutuhan akseptor, kemudian kami menyiapkan kebutuhan alat kontrasepsinya melalui UPT agar pelayanan dapat berjalan optimal," ujarnya.

Selain memperluas layanan MKJP, DP2KBP3A juga terus mengoptimalkan pelayanan sterilisasi melalui program Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP). Kedua layanan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan penggunaan kontrasepsi jangka panjang yang dinilai lebih efektif dalam mendukung program keluarga berencana.

Untuk pelayanan MOP, target tahun 2026 ditetapkan sebanyak 30 akseptor. Namun hingga pertengahan tahun, realisasinya baru mencapai sembilan peserta. Kondisi tersebut mendorong DP2KBP3A terus menggencarkan sosialisasi serta penjaringan calon akseptor melalui para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Sementara itu, pelayanan MOW telah dilaksanakan dua kali sepanjang tahun ini dengan target sebanyak 225 peserta. Pada pelaksanaan pertama tercatat 163 akseptor mengikuti pelayanan, sedangkan tahap kedua diikuti 50 akseptor.

"Dari target tersebut masih ada sekitar 12 peserta yang harus dipenuhi. Kami masih menunggu kemungkinan adanya dukungan program dari pemerintah pusat maupun provinsi agar pelaksanaan berikutnya bisa digabungkan sehingga lebih efektif," jelas Nadyah.

Ia menambahkan, setiap calon peserta wajib menjalani proses *screening* kesehatan di puskesmas sebelum mengikuti tindakan medis. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh akseptor memenuhi persyaratan kesehatan sehingga pelayanan dapat berlangsung aman dan sesuai prosedur.

Pelaksanaan pelayanan KB melibatkan tenaga medis berpengalaman, termasuk dokter spesialis yang telah lama menangani program keluarga berencana. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Kabupaten Subang.

Selain memperoleh pelayanan medis, para peserta juga mendapatkan fasilitas pendukung berupa konsumsi, transportasi, hingga pendampingan selama proses pelayanan. Seluruh pembiayaan program ditanggung pemerintah sebagai bentuk komitmen meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan keluarga berencana.

Nadyah berharap rangkaian pelayanan KB yang masih berlangsung hingga akhir tahun mampu meningkatkan jumlah akseptor di Kabupaten Subang sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga.

"Peningkatan partisipasi masyarakat dalam program KB menjadi salah satu langkah penting untuk mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera," pungkasnya.(znl/ysp)

Berita Terbaru

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle40 menit lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle57 menit lalu
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle2 jam lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional3 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle4 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang5 jam lalu
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional5 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu